Sabtu, 02 Juli 2011

Dear Love

Hidup itu cinta. Cinta itu telah lenyap seiring dengan terusirnya manusia dari firdaus. Untuk menyempurnakan kehidupannya di dunia, manusia harus menciptakan cinta, berdasar pada template Sang Mahacinta, agar hidupnya kembali hidup. Cinta itu menghidupkan hidup manusia.
Inilah Antologi tentang cinta yang dihasilkan dari dua kegiatan lo.mba menulis flash fictions yang diselenggaraan oleh Hasfa Publishing. Setelah melalui seleksi, lomba FF pertama bertema perjodohan menghasilkan 75 tulisan. Sementara lomba FF kedua yang bertema long distance love menghasilkan 36 tulisan. Sungguh luar biasa sambutan Hasfriends terhadap kedua kegiatan ini. Hal ini terlihat dari jumlah pengiriman naskah yang masuk ke akun HP. Terimakasih, semoga semangat kebaruan menjadi milik kita.

telah Terbit!

Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
ditulis oleh 111 penulis
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-7-1

silakan inbox fb hasfapublisher atau sms 081914032201. dapatkan diskon 10% untuk pre-order, pemesanan sebelum tanggal 17 Mei 2011. tulis nama/alamat/jumlah/judul buku yg dipesan. terimakasih
Read More … Dear Love

Titik Nol

TELAH TERBIT ANTOLOGI CERPEN “TITIK NOL”
Penulis: Ach Dhofir Zuhry, dkk
Tebal Halaman: XXII + 376
Ukuran buku: 12x21
ISBN: 978-602-98543-1-2
Harga: 55.000 (belum termasuk ongkir)

yang mau memesan bisa langsung inbox, atau sms ke nomer: 082114698404

Nama penulis dalam antologi ini:

Aa_kaslan, A Baim JLNKeabadian, Abdian Rahman, Ahmed Ghoseen Al-Qohtany, Alif Wood, Bambang Kariyawan Ys, Bella Adam, Birri Zamrock, Dyla Edel, Galih Prasetyo, Haruka Azary, Hylla Shane Gerhana, Iis Istrini, Indra Hermarita, Isti Subandini, Jioo Erhyria, Kk, Lentera Al-Jazhiran, Likha Alhamaliah, Lina Lidia, Linda Jayanti, Mbak Sowiyah, Mega Surya Pratiwi, M. Husni Tamrin, Muhammad Ardi, Muhammad Mak, Nanda Ochi, Nisa Alawiyah, Nur Syahidah Ramah, Nyimas Sri Rahayu, Ulfatun Ni’mah, Ulviyatun Ni’mah, Rahmatika Choiria, Risah Zain, Rofiq Hasansah, Sabil Ananda, Selfiati Nusantara, Yadhi Rusmiadi Jashar, Zora Alfart.

Sinopsis:

Bagi sebagian orang, seni bercerita tidak hanya sekedar menyampaikan sesuatu secara bermakna, tapi mengaitkannya dengan keadaan dan citarasa tentang prinsip, ide, konsep, dan tentu saja kehendak melakukan perubahan bagi pembaca, meski hanya sebatas harapan memperbaiki fungsi kesadaran manusia.
Seni, jika boleh mengatakan demikian maka “Titik Nol” adalahnya; bagaimana ide-ide imajinatif terkerangka dalam sebuah cerita yang berusaha, atau lebih ringan jika dikatakan berupaya untuk mengenalkan kekayaan personal tentang hasrat dalam berkalimat, bersuka-cerita, bersilang-keinginan, bahkan sampai bertukar-kepribadian, hanya untuk merealisasikan sesuatu yang ada di mana pun, bagaimana pun, kapan pun, apa pun—yang dalam bahasa sederhana disebut ‘alam cita-cita’.

Dalam “Titik Nol”, ladang ini telah ditanami oleh berbagai aneka ide, tidak hanya sebatas keinginan yang rapuh. Macam-macam ide itu dikelola dengan karakter bahasa yang manis, tatanan kalimat yang di setiap jengkalnya mengandung upaya inspiratif. Kita bisa melihat hal ini dari perkataan salah satu tokoh dalam “Titik Nol”, dr. Burhan. Dia mengatakan: “kebahagiaan dan kemuliaan adalah hak semua orang, ambillah hak Anda itu.” Kalimat ini benar-benar power, mirip tombol “ON” dalam sebuah mesin, memberikan inspirasi bagi ketumpulan kehendak yang merupakan fitrah manusia. Bahwa, manusia memiliki seperangkat alat untuk mencapai cita-citanya. Manusia diberi hak yang sama oleh Tuhan, kehendak menjadi bahagia dan baik. Tuhan tidak pernah membedakan takdir manusia, semuanya sama. Ibarat sebuah kereta, takdir adalah lokomotif dan manusia masinisnya. Jika lokomotif itu memiliki kecepatan yang sama, maka manusianya lah yang harus menentukan, membawanya dengan kecepatan penuh atau ngopi dengan santai. Karena Tuhan tidak mungkin berlaku tidak adil, Dia menganugerahkan yang terbaik pada ciptaan-Nya, hanya saja mungkin sisi itu terabaikan.

Kata-kata dr. Burhan tersebut merupakan recovery bagi motivasi yang telah pudar, seperti yang dialami tokoh “aku” dalam cerpen “Titik Nol”. Ada suntikan gairah hidup yang tinggi, semangat menjadi seseorang yang dimanusiakan lagi, minimal oleh dirinya sendiri. Tokoh “aku” yang sekilas tampak bias ini digambarkan sebagai seseorang ahli motivasi yang tidak becus memotivasi diri sendiri. Dia lumpuh dan tidak mampu lagi berbuat apa-apa. ”Aku” seperti sampah yang bahkan tidak layak berada di tempatnya sendiri; tong sampah. Mungkin kata-kata itu tepat menggambarkan kondisi kejiwaannya.
Di “Titik Nol”, wujud kehendak digambarkan dengan keraguan, kehilangan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri, teralienasi dalam dunia yang dipenuhi kehampaan, seperti tong yang tidak hanya kosong, tetapi telah rusak. Beberapa gumaman kecil dari tokoh “aku” dalam “Titik Nol” menjadi realitas tentang enerji, yang oleh sang tokoh dianggap persoalan. Di dunia belahan mana pun, peroalan selalu timbul dari sikap, terutama sebab dan akibat, hukum kausalitas. Sikap itu muncul jika ada kepuasan yang tidak terpenuhi, meski sekedar bermimpi. Tokoh “aku” dalam “Titik Nol” tidak hanya gagal memenuhi kepuasan itu, dia bahkan tidak percaya mampu memperolehnya. Dia merasa hidup sudah habis baginya. Apapun yang dikatakan orang lain, termasuk kalimat-kalimat sakti dr. Burhan tidak memiliki pengaruh apa-apa, meski sejujurnya semua itu adalah benar.
Yang menarik dalam hal ini adalah ketika seorang guru yang konon memiliki kecenderungan lebih terhadap kata “paham” menerangkan hukum kekekalan enerji. Dia mengatakan bahwa enerji adalah anugerah Tuhan maka tidak bisa diciptakan apalagi dimusnahkan, hanya bisa dibelokkan arahnya dan dirubah bentuknya, seperti enerji listrik menjadi enerji panas, setrika.

Meski demikian, sang tokoh “aku” hanya bisa mengingat ucapan gurunya itu, mengakui kebenarannya, mengagumi isinya, tetapi telah kehilangan harapan untuk mencoba merealisasikannya. Dia menganggap kebenaran dan kebaikan hidup adalah masa lalu. Masa depannya hanyalah kegagalan dan dunia yang sempit, kursi roda dan tempat tidur.

membuatnya disebut pisau; ketajaman.
Pada “Titik Nol”, sifat atau karakter seseorang seakan-akan berada dalam dimensi yang lapang dan lentur, semisal enerji, sesuatu yang tidak bisa dimusnahkan dan diciptakan, hanya diarahkan. Seperti analogi tentang pisau, semua orang tahu pisau mempunyai dua sifat; tumpul dan tajam. Kedua sifat itu tidak mungkin mendominasi secara bersama-sama, hanya salah satunya saja. Maka parade tentang pisau menjadi semacam khutbah yang meneguhkan bahwa sifat tak ubahnya enerji, hanya bisa dibentuk dan diarahkan. Tumpul dan tajam sama artinya dengan baik dan buruk serta positif dan negatif.

Karena itu “Titik Nol” bisa menjadi semacam pentas seni bagi jiwa-jiwa yang terkadang kering dan basah. Tanpa mengurangi rasa hormat dalam memilih kehidupan.
“Selamat datang dalam perjamuan, sebuah simposium untuk ide-ide.”

Hanya kalimat itu yang bisa saya ucapkan, ungkapan selamat datang untuk siapa pun yang pernah mengunjungi “Titik Nol”, mengetuk pintunya, duduk di ruang tamu putihnya, menikmati hidangan khasnya, dan menginap di kamar tidur tanpa tilam hitam; jernih, bersih dan bening, seperti kanvas kosong yang telah siap dicorat-coret oleh para pelukis, tentu saja bukan Pablo Picasso, Henri Matisse, maupun Rembrandt Harmenszoon van Rijsn, tapi oleh seniman jiwa, pelukis yang lahir dari ide-ide dan imajinasi. Sekali lagi saya ucapkan.



Komentar untuk buku Antologi TITIK NOL

“Membaca "Titik Nol" memaksa Anda untuk terkejut-kejut sepanjang cerita. Para penyusun "Titik Nol" tidak benar-benar baru dalam dunia penulisan, mereka hanya menunggu saat paling tepat untuk membagi kisah mereka. Antologi "Titik Nol" adalah sebuah pembuktian ketangguhan karya mereka.” (Tasaro GK, Penulis Novel, “NIBIRU, Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan, Muhammad Para Pengeja Hujan, dsb”)

“......Titik Nol, Anda akan menemukan upaya perjamuan ide-ide yang menarik, bahkan sesekali mencubit.........” (Editor: Muhammad Afiq Zahara, Penulis Novel, “Cinta Yang Ber-Tuhan”)

“Buku ini membuktikan bahwa kita memiliki banyak energi budaya, tersebar di tangan-tangan kreatif yang gelisah melihat keadaaan. Karenanya, buku sederhana ini tidak saja membangkitkan harapan akan masa depan sastra Indonesia, melainkan juga harapan akan masa depan Indonesia itu sendiri.” (Jamal D. Rahman, Penyair, Pemimpin Redaksi Majalah Sastra Horison dan Jurnal Sajak)

“Sejumlah cerita pendek yang terhimpun dalam antologi cerita pendek “Titik Nol” cukup menarik untuk diapresiasi. Masing-masing pengarang telah menunjukkan kemampuannya, baik dalam mengolah tema maupun bahasa. Berkait dengan itu, kumpulan cerita pendek ini asyik dibaca bukan hanya terletak pada keragaman tema yang diolah oleh para pengarangnya, melainkan juga terletak pada cara para pengarang dalam memainkan tokoh-tokoh cerita yang dihidupkannya secara sungguh-sungguh. Semoga ke depan lahir para penulis cerita pendek yang tangguh, yang sanggup memperkaya sastra Indonesia kontemporer dengan gaya ucap yang khas dalam penemuannya yang baru.” (Soni Farid Maulana, Penyair, dan Penulis Buku, “Secangkir Teh, Pemetik Bintang `Sajak 1976-1986`”, dsb)

“….Tema yang kompleks.“Titik Nol” Merupakan karya sastra yang enak di baca dan bermanfaat, sarat dengan imajinasi dan ide-ide menarik. Antologi “Titik Nol” patut untuk dijadikan sebagai ilustrasi dari setiap kesegaran pemikiran penulis-penulisnya....” (Ibnu Muallif, Penggiat Teater, dan Penikmat Sastra)

“….Menarik, serasa bercermin dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitar kita. Layak dibaca oleh semua kalangan….” (Nurul Wardani, Mahasiswi Universitas Nasional, dan Penikmat Sastra)
Read More … Titik Nol

AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

nasta'in achmad 2 juli 2011 9.40,

Hai teman......



SEKOLAH MAHAL?

”Sekolah sekarang mahal banget, ” ujar seorang kawan di seberang telepon. Kawan saya tersebut tahun ini menyekolahkan anaknya di sebuah TK. Di Surabaya, biaya masuk TK saja bisa mencapai jutaan. Itu baru tingkat TK. Bisa dibayangkan betapa pusingnya para orang tua yang menyekolahkan anaknya di tingkat sekolah dasar, menengah, ataupun perguruan tinggi.

Oleh Eko Prasetyo

http://www.eramuslim.com/oase-iman/ketika-biaya-sekolah-mahal.htm



Ibu Rumah Tangga Curi Baju Buat Bayar SPP Anak

Meski sudah lama pemerintah mendengang-dengungkan program pendidikan gratis, faktanya sekolah masih menjadi barang mahal bagi rakyat miskin.



http://news.okezone.com/read/2011/06/06/340/465215/ibu-rumah-tangga-curi-baju-buat-bayar-spp-anak



Dada seorang ibu terasa sesak ketika sang anak bilang, "Mak, kapan beli seragamnya?" padahal jangankan beli seragam, untuk makan saja, sang ibu masih bingung mau cari di mana.



"Iya, sekolahnya gratis, tapi beli sepatu, seragam dan jajan kan pake uang!" jawab seorang kakek renta ketika ditanya kenapa anaknya tidak disekolahkan.



Masih banyak cerita-cerita pedih yang terjadi di negeri ini. Mari bermimpi dan beraksi. Walau hanya dengan selembar surat atau sebait puisi.



IKUTI, AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"



Curhat : Mahalnya biaya sekolah

Menceritakan pengalaman betapa sulitnya orang tua mencari uang untuk biaya sekolah. Pengalaman dikeluarkan dari sekolah karena belum bayar SPP. Pengalaman Dropout dari sekolah. Pengalaman jualan untuk cari uang buat bayar sekolah/kuliah.



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman



Surat : Karena kita harus sekolah

Surat ditujukan kepada seorang sahabat, boleh asli atau khayalan. Isi surat memberi kabar tentang pengalaman dapat beasiswa. Pengalaman belajar di sekolah unggulan yang mahal. Pengalaman sekolah di daerah terpencil.Pengalaman sekolah/kuliah di luar negeri.



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman



Puisi : Tema tentang ilmu, guru, sekolah dan orang tua



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman (masing2 lembar 1 atau 2 Judul puisi)



Nasihat : Tulisan bebas tentang pengembangan diri remaja. (diberi contoh)



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman







Syarat Umum :

1. Seluruh peserta audisi diharapkan berteman dengan AMB http://www.facebook.com/profile.php?id=100002530617666 untuk memudahkan kontak panitia

2. Seluruh peserta audisi harus posting materi audisi ini di note FB (wajib ngetag Ayo menulis Buku dan minimal 10 teman lainnya).

3. Tulisan asli karya pribadi

4. Naskah belum pernah dipublikasikan di manapun.



Syarat Khusus :

1. Naskah harus sesuai dengan tema.

2. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah (Surat/Curhat/Puisi/Nasihat)

3. Naskah dikirim dalam bentuk attachment ke e-mail: ayomenulisbuku@gmail.com tidak ditulis di badan e-mail. Pada subyek, tuliskan: Jenis naskah - Judul Naskah Contoh : SURAT - HARI PERTAMA DI SYDNEY

6. Sertakan nama asli, nama FB dan biodata deskriptif sepanjang satu paragraf di akhir naskah.

7. Akan dipilih 60 naskah yang dinilai paling unik, penuh hikmah, memotivasi dan menginspirasi untuk dibukukan.

8. Naskah ditunggu hingga tanggal 25 Juli 2011.

9. Pengumuman naskah terpilih akan di-posting di Notes FB AYO MENULIS BUKU DAN Rumahbaca Asmanadia Majalengka (RBA Majalengka) dan media lain blog/web tanggal 30 Juli 2011





PESERTA : (harus memilih salah satu)

1. Peserta BERANI MIMPI

kHUSUS UNTUK PESERTA BERANI MIMPI Disediakan 5 Eksemplar Buku BERANI MIMPI BERANI AKSI atau Judul Lain hasil Audisi ini

untuk 5 Naskah Peserta Terbaik

Naskah di seleksi



2. Peserta BERANI AKSI

Peserta menyumbang Rp. 50.000 (Mendapat 1 Eksemplar Buku hasil audisi)

kHUSUS PESERTA BERANI AKSI Semua naskah dibukukan (Tidak diseleksi dan ada bimbingan penulisan bagi naskah yang belum layak)



SELURUH ROYALTI BUKU INI DISUMBANGKAN UNTUK PENGADAAN SARANA SEKOLAH ANAK TIDAK MAMPU

(SERAGAM SEKOLAH/SEPATU/BUKU DLL)





Salam kami



AMB AMB http://www.facebook.com/profile.php?id=100002530617666

Rumah Baca Asmanadia Aisyah Putri Majalengka http://www.facebook.com/profile.php?id=100001254418197
Read More … AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

Cerpen Pertamaku, KembNG api ^^

Kembang Api
Jalanan di sekitar Telaga Sarangan sudah ramai semenjak sore tadi, tua, muda, besar, kecil, berkumpul menanti pergantian tahun yang akan ditandai dengan pelepasan kembang api. Begitu juga aku dan ke2 sahabatku Uwenk dan Anek sudah sejak sore tadi kami standby di tempat yang paling strategis, Uwenk nampak tak sabar, kecintaannya pada kembang api dibawanya semenjak kecil bahkan saat SD dulu ia rela menahan lapar hanya demi beberapa batang kembang api yang akan dinyalakannya setiap senja hari. Baginya menatap kembang api bagai memandang bintang dari jarak yang dekat, menakjubkan. Tinggal beberapa detik lagi tahun ini sudah akan menjadi kenangan, hitungan detik dari 10 pun di mulai 10..9..8..7..6..5..4..3..2..1..dan …suara berdentum keras di udara percikan bunga api memenui angkasa saling susul menyusul. Uwenk begitu terkesima melihat ledakan kembang api terakhir yang membentuk 3 lingkaran raksasa dengan berbagai warna hingga air telaga seakan berubah menjadi telaga pelangi dengan warna-warna yang indah, seindah hati setiap orang yang memandangnya yang di penui rasa bahagia . Pesta kembang api telah berakhir semua orang bertepuk tangan gembira tak terkecuali kami bertiga saling berpelukan mengucapkan Happy New Year sambil berbisik ber Doa dengan berbagai macam harapan.
“Harapan kamu apa Nek”
“Gak beda sama kok seperti tahun lalu”
Haaaaaaaaaaaa..”Moga kelak dapat kerja dengan gaji yang gede” suara Astronot dan Uwenk bersamaan
“he em” jawab Anek mantap dengan senyumnya yang tak di buat-buat
Dasar lu mata duaitan kata Uwenk dan Astronot sambil meninju lengan Anek
“kamu apa Not”???
“hmmm..aku berharap moga Bapak/Ibuku sehat slalu di mudahkan rezekinya pokoknya semua lebih baik dah dari tahun kemarin”
“Ah.. sok alim lu Not biasanya lu juga tukang korupsi dengan nambah-nambahin harga buku,bilang aja kalo harapan lu moga bisa dapat Ay ya gak Nek” Uwenk mengedip-ngedipkan matanya ke arah Anek sedangkan Astronot hanya nyengir sambil garuk-garuk kepalanya yang gak gatal.
“Kamu sendiri apa Wenk”??
“Aku gak minta banyak kok takut nanti kebanyakan permintaan malah yang gak penting di kabulkan lebih dulu, so satu aja permintaan yang pasti biar Tuhan gak bingung”
Apa tu..jawab Astronot dan Anek penasaran..
“Aku minta moga saat ulang tahunku nanti ada kembang api yang meriah kayak gini”
Seketika keduanya tertawa terbahak-bahak. “ Wenk..coba usul aja ama pak PEMKAB Magetan tahun depan kembang apinya di undur bulan Februari jadi pas-kan ma ultah kamu” Anek meneruskan tawanya. “Ihh…kalian kok jahat sih..”
“Ok-Ok ku doain dah moga kesampain” Sippp..Uwenk mengangkat ke2 jempolnya di depan dada kemudian di ikuti kedua sahabat lainnya Sippp…Dech!
Anek dan Uwenk adalah sahabat sekaligus tetangga serta teman bermain semenjak kecil. Dan sebenarnya kedua orang tua kami memberikan nama2 yang indah bagi kami seperti Anek nama aslinya Yuliani, Uwenk: Indarsih Dan aku sendiri adalah Rini berawal dari panggilan Rinot akhirnya bermetamorfose jadi Astronot semua itu adalah akibat kejahilan kami. Kami bertiga mempunyai mimpi yang sama yaitu meskipun kelak tidak menjadi orang yang hebat yang terpenting kami mampu mandiri. Dan entah ide siapa yang pertama hingga setelah lulusan sekolah kami bertiga memutuskan merantau ke Hongkong. Kami rasa Hongkong adalah cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan banyak uang.
Ternyata Hongkong indah, glamoritas dan gaya hidup yang bebas sempat membuat kami terlena menggunakan waktu libur hanya untuk berhura-hura tanpa kegiatan yang berarti. Hingga akhirnya kami sadar bahwa tujuan kami berada di sini bukanlah untuk menikmati hidup melainkan mencari bekal hidup. Tahun berikutnya kami mulai di sibukkan dengan kegiatan kami masing-masing. Anek mencoba memulai bisnis jualan pulsa via sms yaitu pulsa dulu bayar blakangan setelah ketemuan, rupanya apa yang di usahakannya tidak sia-sia 40-60 sms dikirimnya setiap hari meski cukup membuat jari-jarinya kriting namun ia bisa berbangga terkadang hasilnya melebihi dari gaji yang ia terima tiap bulan . Sedangkan Uwenk melanjutkan keinginannya dulu yang tertunda yaitu kuliah sambil bekerja. Dan aku sendiri memilih bergabung di organisasi sosial yang menyuarakan hak-hak teman-teman BMI/TKW yang tak diberikan.
Meskipun kami sibuk namun selalu menyempatkan untuk berkumpul meski hanya sebentar. Siang itu kami kembali berkumpul duduk bersila ditengah lapangan rumput dengan menjilati ice cream conello kesukaan kami. Uwenk berceloteh
“Jangan lupa ya tgl 23 ultahku yang paling istimewa perayaannya juga harus istimewa”
“Apa yang menjadi istimewa?? Paling2 juga jadi tua” sahut Anek
“Kan pas tgl 23 umur 23 kan langka…”
“Walah Wenk terlalu dramantis kamu, emang mau nggrayai model kayak apa”?? Astronot ikut menimpali
“Menurut kalian apa”???
“Ke KFC”
“Ah..udah biasa, gimana kalo BBQ aja ke pantai Standly”??
“hmm..ide bagus kita ajak teman2 kita entar ngadain lomba kayak agustusan kan seru setuju gak not”
“Sippp…Serain smua ke aku Wenk biar aku yang ngurus, kamu tau siapp aja Ok” dengan conello yang menggantung di mulutnya Astronot mengangkat kedua jempolnya yang kemudian di ikuti kedua sahabatnya sipppp dah….
Bulan Februari udara dingin menusuk tulang, Uwenk masih meringkuk di balik selimut tebalnya membayangkan tgl 23 yang tinggal 3hari lagi pasti meriah gumamnya. Hp disampingnya berdering buru-buru diangkatnya
“ way..gimana Not dah beres smuanya”?? cerocos uwenk tanpa salam
“Wenk ..seribu juta kali sorry ya minggu ini aku di tunjuk jadi ketua orasi ada demo tuntutan kontrak kerja mandiri jadi mungkin aku datangnya siangan maaf ..maaf ya Wenk”
Seketika bayangan indah ultah 23 menjadi hancur berantakan” kamu gimana sih not bukannya kamu sendiri yang bilang”
“iya tapi mau gimana lagi” Hp Uwenk kembali bergetar rupanya Anek juga masuk
“Wenk..”??
“Anek..”
“Loh.. ada disini juga ta not, Uwenk nya mana kok diam aja”
“lagi ngambek kali nek

Maaf gak selesai sebagian udah kehapus
Read More … Cerpen Pertamaku, KembNG api ^^

Bule Hitam

“Bud! Jorok kamu, mbok ya bawa sapu tangan, ngiler aja.” Bud-bud (baca: bat-bat) tertunduk diam dihadapanku.
“Hee..kamu marah ya bud? ok-ok sorry”
Kudekati dia kemudian kubelai bulu-bulunya yang lembut, namun demikian bud-bud masih saja tertunduk diam tak memperdulikanku.
“Bud senyum dong aku kan sudah minta maaf, eh… awas ya kalo kamu sampai lapor sama mama kamu aku jitak kepalamu”
Bud-bud, anjing kecil yang berbulu panjang itu semakin tertunduk tak berani menatapku, kuarahkan kepalan tinjuku tepat diatas kepalanya bergaya seakan-akan siap menonjoknya. Spontan saja bud-bud lari masuk kandang kembali mendekam menyembunyikan kepalanya diantara bulu-bulu ekornya.
Yah..itulah salah satu dari sisi kegilaanku, suka berbicara pada binatang, boneka, diary atau bahkan foto-foto. Memang agak sinting sih tapi 100% normal kok, kan persentase normalku kan 101% jadi normalnya 100% yang sedikit 1% sintingnya he..he..he…
Mungkin.. jika kebiasaanku itu kulakukan di jalur aman di kamar misalnya yang tak terlihat orang mungkin akan tetap baik-baik saja. Tapi kalo di umum? Nah, kejadian seperti itulah yang sering membuat merah pipiku asli tanpa tambahan blash on alias malu semalu-malunya.
Siang itu bus yang kutunggu-tunggu akhirnya datang juga, berhenti tepat didepanku, segera saja aku masuk mencari tempat duduk, hampir semua kursi telah terisi, tinggal beberapa saja yang kosong. Pandanganku tertuju pada kursi yang sebelahnya duduk seorang bule.
Tanpa permisi ba bi bu langsung saja aku duduk,
“Lumayan duduk bareng bule, tapi kok bulenya hitam ya, gak papa deh biar hitam tetap manis” ucapku dengan logat bahasa jawa.
Aku kira di Negara asing yang tak tau menau tentang bahasa jawa, aku akan aman menggunakan bahasa jawa tanpa kwatir orang bisa mengerti artinya. Ternyata aku salah.
“Gak apa-apa ya mbak biar hitamkan tetap manis” aku tersentak kaget bagai di sambar petir dibawah terik matahari. Jelas-jelas suara dengan logat jawa yang agak cedal itu berasal dari orang yang duduk di sebelahku.
Aku menoleh berusaha tersenyum, sebuah senyuman yang lebih layak di sebut meringis memamerkan gigi-gigiku yang seperti biji salak, meski sesungguhnya saat itu ingin sekali kututup mukaku dengan kantong kresek hitam.
“Kok bisa bahasa jawa” tanyaku dengan expresi wajah yang blog on (goblok mode on). Si bule hanya tersenyum menatap wajah merah kepiting rebusku yang tak bisa kusembunyikan.
Dan ternyata setelah cerita panjang lebar bule dari Italy ini pernah tinggal di Indonesia selama 2tahun meneliti kesenian jaranan semacam kuda lumping, katanya,
“Orang Indonesia hebat, bisa makan pecahan beling”
Aku hanya tersenyum, sambil berkata
“Untung saja bulenya tidak marah.”

End!
Read More … Bule Hitam

Cintaku Butuh Waktu

Takkan habis lembaran diaryku menuliskan tentangmu
Takkan cukup ruang hatiku menyimpan kerinduanku padaku
Takkan hilang ingatanku untuk selalu mengenangmu

Aku tau saat engkau menangis,
Merintih merasakan luka dariku.

Andai engkau tau...?
Selama itu pula engkau masih dihatiku,
Inikah penyesalan atas keputusanku?
Bukan!
Karena sesungguhnya cintaku butuh waktu.

Ya Robb... yang menanamkankan cinta di setiap hati,
Haruskah kuminta kembali cintanya kepadamu??

Ah..biarlah,
Kupasrahkan cinta ini kepada Yang Maha Mencintai.
Biarlah alunan denting suara gitar yang pernah menemani malam-malamku, Menjadi kenangan indah bagiku
Meski engkau jauh di sana di dunia maya
Bagiku engkau begitu dekat begitu nyata.
Read More … Cintaku Butuh Waktu

Alasan Rosullulloh SAW Berpoligami

Kaum kafir sering menuduh Rasulullah hipersex dan berpoligami hanya karena nafsu. Berikut ini kita tampilkan nama-nama Istri Nabi Muhammad SAW beserta sekil...as penjelasannya: 1. SITI KHADIJAH: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain. Dalam sirah disebutkan, Rasulullah mengakhiri masa lajangnya di usia 25 tahun dengan mengawini seorang perempuan mulia bernama Khadijah binti Khuwalid yang saat itu merupakan seorang janda empat anak dari perkawinan sebelumnya dan telah berusia 40 tahun. Ini adalah pernikahan yang ditunjuk Allah karena Khadijah merupakan wanita mulia dan yang pertama memeluk Islam. Dari Rasulullah SAW, Khadijah mendapat 6 orang anak lagi. Rasulullah menjalani monogami—tidak menikah lagi—selama 25 tahun bersama Khadijah. Tidak ada satu pun petunjuk bahwa selama bersama Khadijah, Rasulullah pernah menyatakan niat untuk melakukan poligami atau tergoda dengan perempuan lain. Kesetiaan terhadap Khadijah dijalaninya selama 25 tahun masa pernikahan hingga Khadijah wafat. Jika Rasulullah mau poligami di masa itu, di saat masih muda dan prima, tentu Rasulullah akan mudah untuk melakukannya. Terlebih sejumlah pemimpin suku Quraisy pernah merayu Beliau dengan tawaran perempuan-perempuan paling cantik seantero Arab sekali pun agar Rasulullah mau menghentikan dakwahnya. Tawaran yang di saat sekarang ini sangat menggiurkan, sebuah tawaran yang banyak sekali membuat pejabat, Raja, Presiden, dan bangsawan jatuh dari kursi kekuasaannya, tidak membuat Rasulullah bergeming. Rasulullah tetap setia pada Khadijah dan Dakwah Islam. Ketika Khadijah wafat di kala Rasulullah berusia 50 tahun, beberapa waktu dilalui Rasulullah dengan menduda. Barulah di saat usia beliau menginjak 51 atau dilain kisah ada yang menulis 52 tahun, maka Rasulullah mengakhiri masa dudanya dengan menikahi Aisyah yang baru Namun pernikahan dengan Aisyah ini baru disempurnakan ketika Beliau hijrah ke Madinah. 2. SAWDA BINT ZAM’A: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya. 3. AISHA SIDDIQA: ini ada kisah nya pada ketika itu Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakar, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal. 4. HAFSAH BINT UMAR: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kawin lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kawin dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira. 5. ZAINAB BINT KHUZAYMA: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D. 6. SALAMA BINT UMAYYA: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia 7. ZAYNAB BINT JAHSH: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37). 8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq). Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam. 9. SAFIYYA BINT HUYAYY: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah disampaikan terpisah. 10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun. 11. MAYMUNA BINT AL-HARITH: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW. 12. MARIA AL-QABTIYYA: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi. Dalam penyebaran agama Islam secara bertahap dan rasa kasih sayang
Read More … Alasan Rosullulloh SAW Berpoligami

Makna warna logo Writing Revolution

1) Warna biru: melambangkan warna samudera dan langit: menyiratkan luas tak bertepi, hadir sebagai pemersatu (samudera) dan penaung (langit) para penulis semuanya.

2) Warna merah: melambangkan api yang bekobar, maknanya adalah semangat yang membakar untuk selalu belajar dan menjadi penulis terbaik, selalu bergelora ...untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas, dan bersemangat untuk mewujudkan visi bersama.

3) Globe: WR akan melalang buana ke seluruh penjuru dunia dan menjadi icon penulis modern Indonesia yang mendunia dan bersumbangsih bagi peradaban bangsa Indonesia dan dunia. Keanggotaan WR bukan hanya dari Indonesia tapi juga dari luar negeri.

Makna Tulisan WR:
1) Writing Revolution: organisasi pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berbadan hukum yang menjadi rumah kreativitas bagi segenap anggotanya, yang dalam eksistensinya akan selalu memberikan sumbangan pemikiran dan ideologi berupa tulisan (dalam berbagai bentuk cetakan dan media) untuk membangun peradabana bangsa Indonesia yang lebih maju dan berkarakter.

2) Menginspirasi Dunia: misi WR selalu akan memberikan pencerahan bagi segenap pembaca di Tanah Air khususnya dan masyarakat dunia umumnya, dengan mencetak penulis-penulis handal yang berkarakter keindonesiaan yang kukuh.

organisasi kita, Writing Revolution tercinta ini.
Read More … Makna warna logo Writing Revolution

Event Flash True Story (Kekuatan Cinta Dan Doa)

Buatlah Flash True Story (FTS) / Kisah Nyata-Pengalaman tentang Kekuatan Cinta , atau Kekuatan Doa, atau Kekuatan Cinta dan Doa, (silakan pilih) maks 300 kata. kirim ke hasfriends57@gmail.com
subject email: FTS-judul naskah-nama penulis.
Lalu publish info event ini berikut cover dearlove di akun fb masing-masing, tagg 20 teman dan dearlove. http://www.facebook.com/pages/Dear-Love/216191115058557
(boleh berupa note/photo with caption)
kemudian copass link note/pengumuman yg telah dibuat ke bawah photo event ini.(di komen bawah ini)
http://www.facebook.com/photo.php?pid=1030005&id=216191115058557
deadline 30 Juli 2011. pengumuman 3 minggu setelah deadline.
Naskah yang layak insya Allah akan dibukukan HP.
Juara I paket buku senilai Rp 300rb
Juara II paket buku senilai Rp 200rb
Juara III paket buku senilai Rp 100rb
Hidup itu cinta. Cinta itu menghidupkan hidup manusia. Manusia harus terus menciptakan cinta sebagai mahakarya hidupnya di dunia. Inilah pangkal hidupnya. Dari dalamnya akan tumbuh buah-buah cinta, yakni segala kebaikan, semua kekuatan, atau apapun yang dapat maupun tidak dapat dipahami oleh bahasa manusia. Tak mengapa. Karena tak semua hal memang dapat dipahami. Itulah kesempurnaan hidup, kesempurnaan cinta.

Sangatlah keliru dan tertipu jadinya jika cinta itu hanya menjadi perkara hati. Karena hati adalah misteri Ilahi, ruang diskusi Sang Khalik dengan eksistensi manusia di dunia fana. Cinta merupakan hasil interaksi seluruh potensi hidup untuk mengelola seluruh kehidupannya. Tiga modal dasar, akal, nurani dan nafsu, itu mawujud dalam raga seragawinya. Interaksi di dalamnya menjadi aksi keluarannya. Aksi ini menjadi bahasa masif yang tak pernah berubah oleh jaman dan kebudayaan. Begitulah adanya cinta. Seperti cahaya, cinta itu bergerak lurus dan masuk dalam ladang quantum. Tak ada yang tuntas di dunia ini, selalu menyisakan tanda tanya. Jadi jangan pertanyakan pula tentang cinta. ikutilah iramanya dan menarilah.

Derajat cinta sejajar dengan nyawa dan iman. Saling mengisi saling membentuk memberi arti bagi hidup dan kehidupan dunia. Ketika ketiganya bersinergi maka hasilnya adalah sebuah cahaya. Cahaya ilahiah.

Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
ditulis oleh 111 penulis
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-7-1
227hlm. Rp 49rb
Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas.
bisa dibeli online. silakan sms 081914032201 atau inbox fb hasfapublisher
.
Read More … Event Flash True Story (Kekuatan Cinta Dan Doa)

Kuntum Khairu ummah

Apa kabar, kuntum?? Apakah engkau menyukai nama yang kuberikan kepadamu? Kuntum khairu ummah, sebaik-baik ummah , sebaik-baik manusia. Apakah aku tidak terlalu memaksakan harapanku kepada namamu, sayang? Mungkin aku terlalu memaksakan harapanku kepadamu. Tetapi patutlah engkau tau, ini semata kekhawatiranku. Ini bukan kekhawatiranku karena engkau akan mendurhakaiku. Bukan,sama sekali bukan! Justru aku yang khawatir, akulah yang akan durhaka kepadamu. Sungguh aku tidak inggin menjadi ayah mendurhakaimu. Makanya, aku merenung cukup lama untuk memilih calon ibumu. Istikharahku lebih panjang karenanya. Karena kesalahanku memilihkan ibu bagimu, akan menjadikanku durhaka kepadamu. Aku ingin memberikan ibu terbaik. Ibu yang bisa kau jadikan jendela , untuk melongok surga. Ibu yang bisa kau jadikan replika, tentang seperti apa biadari surga. Apakah menurutmu aku aku terlalu memaksakan kehendakku kepadamu, sayang?

kuntum, ah, apakah engkau suka dengan panggillan itu? Semoga saja engkau menyukainya, sayang. Seperti halnya aku, betapa damai rasanya menyabbut mana itu. Kuntum, jika kelak aku bertanya kepadamu tentang apa citamu, apakah yang engkau jawab? Apakah engkau ingin menjadi dokter? Apakah engkau ingin menjadi penyanyi?Atau menjadi apa?
ika demikian
Aku ingin engkau menjadi perempuan, kuntum. hanya itu. Menjadi perempuan, seutuh-utuh perempuan. Tentu saja perempuan yang di kehendaki oleh Tuhan, Penciptamu, Pencipta kita. Seperti itulah inginku padamu. Ingin agar engkau menjadi perempuan, sebagaimana yang diinginkan Tuhan. Perempuan yang kupandang sebagai bayangan surga di dunia.

kuntum, menjadi ibu sama dengan menjadi surga. karena kepada ibu, Tuhan titipkan surga. Maka karena surga, tatapanmu adalah surga, nafasmu adalah surga, kalimatmu surga, segalamu surga. Maka anak-anakmu kelak menjadi surga, suamimu surga, sekelilingmu adalah surga. Termasuk aku surga, ayahmu yang juga senantiasa mengharap surga. Jika demikian, tidak akan ada neraka yang berni menelan surga.

kuntum, aku mencitiamu karena Allah. Bersyukur aku karena mengangankanmu. Hakikat cinta tertinggi adalah kesyukuran. Maka harapku , cintailah suamimu karena ksyukuran, cintailah anakmu karena kesyukuran, cintailah sesamamu karena kesyukuran. karena Allah menjajikan, bertambah atau berkurangnya cinta adalah karena kesykuran. kuntun khairu ummah, itu nama yang kuberikan kepadamu. Semata untuk mengobati kesediahanku . kesedihan akan keterangan, bahwa kaummu terbanyak di neraka. Harapku, dengan engkau menyandang nama itu, engkau menjadi seperti namamu. karena haram neraka, untuk sebaik-baik manusia.

Gegas datang, kuntum. Ada banyak cinta menantimu di sini...
(by;someone)
Read More … Kuntum Khairu ummah

Tentang 'Salam"

BERHATI-HATILAH MENJAWAB SALAM "tolong perhatikan kalimat salamnya..! yaitu "ASSALAMU'ALAIKUM" dan bukan "ASSAMUALAIKUM" tahukah anda apa artinya Assamualaikum? itu artinya "SEMOGA KEMATIAN MENIMPA BAGI KAMU/KALIAN" dan seharusnya kita menjawab Assamu'alai...kum itu dengan kalimat "WA'ALAIKUM" saja, yg artinya "DAN SEMOGA JUGA BAGI KAMU/KALIAN". Jawaban itu juga berlaku bagi salamnya non muslim, baik yg diucapkanya itu sesuai maupun tidak sesuai dengan salamnya orang Islam maka jawabannya tetap seperti itu. Allah berfirman: “Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan kepada diri mereka sendiri: “Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” Cukuplah bagi mereka neraka jahanam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.” (Q.S.58.8) *Ainun jariyah*.(cpt).See More
Read More … Tentang 'Salam"