Kembang Api
Jalanan di sekitar Telaga Sarangan sudah ramai semenjak sore tadi, tua, muda, besar, kecil, berkumpul menanti pergantian tahun yang akan ditandai dengan pelepasan kembang api. Begitu juga aku dan ke2 sahabatku Uwenk dan Anek sudah sejak sore tadi kami standby di tempat yang paling strategis, Uwenk nampak tak sabar, kecintaannya pada kembang api dibawanya semenjak kecil bahkan saat SD dulu ia rela menahan lapar hanya demi beberapa batang kembang api yang akan dinyalakannya setiap senja hari. Baginya menatap kembang api bagai memandang bintang dari jarak yang dekat, menakjubkan. Tinggal beberapa detik lagi tahun ini sudah akan menjadi kenangan, hitungan detik dari 10 pun di mulai 10..9..8..7..6..5..4..3..2..1..dan …suara berdentum keras di udara percikan bunga api memenui angkasa saling susul menyusul. Uwenk begitu terkesima melihat ledakan kembang api terakhir yang membentuk 3 lingkaran raksasa dengan berbagai warna hingga air telaga seakan berubah menjadi telaga pelangi dengan warna-warna yang indah, seindah hati setiap orang yang memandangnya yang di penui rasa bahagia . Pesta kembang api telah berakhir semua orang bertepuk tangan gembira tak terkecuali kami bertiga saling berpelukan mengucapkan Happy New Year sambil berbisik ber Doa dengan berbagai macam harapan.
“Harapan kamu apa Nek”
“Gak beda sama kok seperti tahun lalu”
Haaaaaaaaaaaa..”Moga kelak dapat kerja dengan gaji yang gede” suara Astronot dan Uwenk bersamaan
“he em” jawab Anek mantap dengan senyumnya yang tak di buat-buat
Dasar lu mata duaitan kata Uwenk dan Astronot sambil meninju lengan Anek
“kamu apa Not”???
“hmmm..aku berharap moga Bapak/Ibuku sehat slalu di mudahkan rezekinya pokoknya semua lebih baik dah dari tahun kemarin”
“Ah.. sok alim lu Not biasanya lu juga tukang korupsi dengan nambah-nambahin harga buku,bilang aja kalo harapan lu moga bisa dapat Ay ya gak Nek” Uwenk mengedip-ngedipkan matanya ke arah Anek sedangkan Astronot hanya nyengir sambil garuk-garuk kepalanya yang gak gatal.
“Kamu sendiri apa Wenk”??
“Aku gak minta banyak kok takut nanti kebanyakan permintaan malah yang gak penting di kabulkan lebih dulu, so satu aja permintaan yang pasti biar Tuhan gak bingung”
Apa tu..jawab Astronot dan Anek penasaran..
“Aku minta moga saat ulang tahunku nanti ada kembang api yang meriah kayak gini”
Seketika keduanya tertawa terbahak-bahak. “ Wenk..coba usul aja ama pak PEMKAB Magetan tahun depan kembang apinya di undur bulan Februari jadi pas-kan ma ultah kamu” Anek meneruskan tawanya. “Ihh…kalian kok jahat sih..”
“Ok-Ok ku doain dah moga kesampain” Sippp..Uwenk mengangkat ke2 jempolnya di depan dada kemudian di ikuti kedua sahabat lainnya Sippp…Dech!
Anek dan Uwenk adalah sahabat sekaligus tetangga serta teman bermain semenjak kecil. Dan sebenarnya kedua orang tua kami memberikan nama2 yang indah bagi kami seperti Anek nama aslinya Yuliani, Uwenk: Indarsih Dan aku sendiri adalah Rini berawal dari panggilan Rinot akhirnya bermetamorfose jadi Astronot semua itu adalah akibat kejahilan kami. Kami bertiga mempunyai mimpi yang sama yaitu meskipun kelak tidak menjadi orang yang hebat yang terpenting kami mampu mandiri. Dan entah ide siapa yang pertama hingga setelah lulusan sekolah kami bertiga memutuskan merantau ke Hongkong. Kami rasa Hongkong adalah cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan banyak uang.
Ternyata Hongkong indah, glamoritas dan gaya hidup yang bebas sempat membuat kami terlena menggunakan waktu libur hanya untuk berhura-hura tanpa kegiatan yang berarti. Hingga akhirnya kami sadar bahwa tujuan kami berada di sini bukanlah untuk menikmati hidup melainkan mencari bekal hidup. Tahun berikutnya kami mulai di sibukkan dengan kegiatan kami masing-masing. Anek mencoba memulai bisnis jualan pulsa via sms yaitu pulsa dulu bayar blakangan setelah ketemuan, rupanya apa yang di usahakannya tidak sia-sia 40-60 sms dikirimnya setiap hari meski cukup membuat jari-jarinya kriting namun ia bisa berbangga terkadang hasilnya melebihi dari gaji yang ia terima tiap bulan . Sedangkan Uwenk melanjutkan keinginannya dulu yang tertunda yaitu kuliah sambil bekerja. Dan aku sendiri memilih bergabung di organisasi sosial yang menyuarakan hak-hak teman-teman BMI/TKW yang tak diberikan.
Meskipun kami sibuk namun selalu menyempatkan untuk berkumpul meski hanya sebentar. Siang itu kami kembali berkumpul duduk bersila ditengah lapangan rumput dengan menjilati ice cream conello kesukaan kami. Uwenk berceloteh
“Jangan lupa ya tgl 23 ultahku yang paling istimewa perayaannya juga harus istimewa”
“Apa yang menjadi istimewa?? Paling2 juga jadi tua” sahut Anek
“Kan pas tgl 23 umur 23 kan langka…”
“Walah Wenk terlalu dramantis kamu, emang mau nggrayai model kayak apa”?? Astronot ikut menimpali
“Menurut kalian apa”???
“Ke KFC”
“Ah..udah biasa, gimana kalo BBQ aja ke pantai Standly”??
“hmm..ide bagus kita ajak teman2 kita entar ngadain lomba kayak agustusan kan seru setuju gak not”
“Sippp…Serain smua ke aku Wenk biar aku yang ngurus, kamu tau siapp aja Ok” dengan conello yang menggantung di mulutnya Astronot mengangkat kedua jempolnya yang kemudian di ikuti kedua sahabatnya sipppp dah….
Bulan Februari udara dingin menusuk tulang, Uwenk masih meringkuk di balik selimut tebalnya membayangkan tgl 23 yang tinggal 3hari lagi pasti meriah gumamnya. Hp disampingnya berdering buru-buru diangkatnya
“ way..gimana Not dah beres smuanya”?? cerocos uwenk tanpa salam
“Wenk ..seribu juta kali sorry ya minggu ini aku di tunjuk jadi ketua orasi ada demo tuntutan kontrak kerja mandiri jadi mungkin aku datangnya siangan maaf ..maaf ya Wenk”
Seketika bayangan indah ultah 23 menjadi hancur berantakan” kamu gimana sih not bukannya kamu sendiri yang bilang”
“iya tapi mau gimana lagi” Hp Uwenk kembali bergetar rupanya Anek juga masuk
“Wenk..”??
“Anek..”
“Loh.. ada disini juga ta not, Uwenk nya mana kok diam aja”
“lagi ngambek kali nek
Maaf gak selesai sebagian udah kehapus
Hijab Shafiyyah - Jilbab Segi Empat Syar'i Murah Bagus
-
Bismillah, kami menawarkan kepada anti sekalian jilbab segi empat syar'i
dengan harga murah dan berkualitas insya Allah, produksi dari HIJAB
SHAFIYYAH.
uk ...
11 tahun yang lalu



0 komentar:
Posting Komentar