Minggu, 12 Juni 2011

Prosa

Prosa ialah karangan bebas, tidak terikat oleh banyaknya baris, banyaknya suku kata dalam setiap baris dan rima.



Prosa dapat dibedakan atas : a. Prosa lama

b. Prosa baru



...
Perbedaan antara prosa lama dan baru adalah sebagai berikut :



Prosa lama

1. Statis, lamban perubahannya

2. Istana Sentris, bersifat kerajaan

3. Bersifat fantastis, bentuknya hikayat, dongeng

4. Di pengaruhi sastra Hindu dan Arab

5. Tidak ada pengarang atau anonim



Prosa baru

1. Dinamis, perubahannya cepat

2. Rakyat Sentris, mengambil bahan dari rakyat sekitar

3. Realistis, bentuknya roman, novel, cerpen, drama, kisah, dsb.

4. Di pengaruhi sastra Barat

5. Nama pencipta selalu dicantumkan



Pelipur Lara

Cerita pelipur lara di Minangkabau disebut Kaba,

Di antaranya : Ceritra Si Umbut Muda dan Ceritra Sabai Nan Aluih



Hikayat

1. Bahan di ambil dari kehidupan raja-raja dan dewa

2. Di hiasi dongeng serba indah

3. Melukiskan kegagahan raja-raja atau dewa

Contoh : - Hikayat Hang Tuah (bercampur dengan unsur Islam) - Hikayat Si Miskin (bercampur dengan unsur Islam dan India

Ceritra Panji

Ialah hikayat yang berasal dari Sastra Jawa. Ceritra berpokok kepada 4 kerajaan di Jawa. (Jenggala, Kediri, Ngurawan dan Singosari)

Contoh : Hikayat Panji Semirang dan Hikayat Dalang Indra Kusumah



Ceritra Berbingkai

Ceritra berbingkai ialah ceritra yang didalamnya terdapat ceritra yang diceritrakan oleh pelaku-pelakunya. Yang terakhir disebut ceritra sisipan. Ceritra sisipan pun mempunyai ceritra sisipan lagi, sehingga menjadi ceritra bersusun.

Contoh : - Hikayat 1001 malam

- Hikayat Kalilah dan Daminah

- Hikayat Bayan Budiman

Ceritra berbingkai bertemakan pendidikan akhlak,agar manusia tidak berbuat jahat dan lalim terhadap sesamanya.



Tambo

Ialah ceritra sejarah yang bercampur dengan dongeng.

Contoh : - Sejarah Melayau

- Silsilah Raja Bugis (Raja Ali Haji)

- Tambo Bengkahulu

Dongeng

Dongeng dapat dibedakan atas ; Mite, Sage, Legenda dan Fabel.



Mite

Dari kata mitos (Yunani) berarti ceritra istimewa tentang dewa-dewi dan pahlawan yang dipuja-puja.

Contoh : - Hikayat Mahabrata

- Hikayat Ramayana

- Hikayat Illias dan Odyes karangan Homerus



Sage

Sage ialah dongeng yang mengandung unsur sejarah.

Contoh : Ceritra Ciung Wanara dan Ceritra Lutung Kasarung



Legenda

Legenda yang dihubung-kan dengan kenyataannya dalam alam.

Contoh : Ceritra Si Malin Kundang dan Ceritra Gunung Tangkuban Perahu



Fabel

Ialah dongeng binatang yang dilukiskan seperti manusia dapat berkata-kata, dapat berfikir dan berisi ajaran hidup.



Roman

Ialah ceritra / karangan yang melukiskan hidup pelaku-pelakunya dari awal sampai akhir. Dari kecil, remaja, dewasa, sampai meninggal. Dalam roman sudah menjadi cirri khas adanya lukisan percintaan. Itulah sebabnya para orang tua zaman dahulu melarang anaknya membaca buku roman sebelum dewasa.



Novel

Ialah ceritra yang melukiskan sebagian hidup pelaku yang penting saja. Bahasanya sederhana atau bahasa sehari-hari dan bersifat realisme atau naturalisme.

Contoh : Pulang (Toha Mukhtar), Perburuan (Pramudia A. Toer)



Cerpen

Cerpen lebih pendek daripada novel, sehingga bias selesai dibaca dalam tempo satu atau dua jam. Dalam cerpen krisis jiwa pelaku tidak usah mengakibatkan perubahan nasib. Umumnya pelaku tak usah ada perubahan. Cerpen dapat kita temui dalam majalah-majalah. Cerpen meliputi kisah, cerita ataupun lukisan.



Kisah

Pengertian lama kisah ialah ceritra tentang perjalanan.

Contoh : Kisah pelayaran Abdullah dari Singapura ke Kelantan

Dalam pengertian modern, kisah berarti ceritra.

Contoh : Kisah Sebuah Celana Pendek (Idrus)



Biografi dan Otobiografi

Biografi menceritakan seseorang tentang riwayat hidupnya. Jasanya dalam masyarakat. Biasanya yang ditulis biografinya adalah orng-orang penting.

Contoh : Dr. Sutomo (Wahid Ratu), W.R. Supratman (Matu Mona)



Bila penulis menulis riwayatnya sendiri, hasilnya bisa disebut otobiografi.

Contoh : Kenangan Pangeran Ahmad Djajadiningrat





Drama

Drama ialah ceritra yang dapat di pentaskan. Percakapanny langsung. Tingkah laku, tempat kejadian, dan situasi tempat berlangsungnya percakapan dituliskan. Bahasa yang dipakai disesuaikan dengan bahasa golongan pelaku. Bahasa jongos berbeda dengan bahasa majikan, guru, dokter, pujangga dan lain-lain.

Drama bisa dibegi-bagi atas babak atau adegan. Didalam drama biasanya terdapat :

a. Dialog : Percakapan antara dua orang sesuai dengan perbuatannya.

b. Prolog : Kata pendahuluan, maksudnya untuk menarik minat penonton terhadap apa yang akan di pertunjukkan.

c. Epilog : Kata penutup untuk mencantumkan dan mengikhtisarkan nilai-nilai yang dikandung.



Essay

Ialah tulisan yang berisi pandangan atau kupasan atas sesuatu yang baru. Obyeknya sekitar kebudayaan atau seni .

Yang termasuk essayist (ahli essay) antara lain :

a. Armin Pane : Mengupas Kesusastraan Indonesia Baru

b. Adiegoro : Mengupas Revolusi dan Kebudayaan

c. Asmar Ismail : Mengupas Drama

Sumber: abdulrachmanset.multiply.com/journal/item/6 - Filipina

See More

0 komentar:

Posting Komentar