Sabtu, 02 Juli 2011

Dear Love

Hidup itu cinta. Cinta itu telah lenyap seiring dengan terusirnya manusia dari firdaus. Untuk menyempurnakan kehidupannya di dunia, manusia harus menciptakan cinta, berdasar pada template Sang Mahacinta, agar hidupnya kembali hidup. Cinta itu menghidupkan hidup manusia.
Inilah Antologi tentang cinta yang dihasilkan dari dua kegiatan lo.mba menulis flash fictions yang diselenggaraan oleh Hasfa Publishing. Setelah melalui seleksi, lomba FF pertama bertema perjodohan menghasilkan 75 tulisan. Sementara lomba FF kedua yang bertema long distance love menghasilkan 36 tulisan. Sungguh luar biasa sambutan Hasfriends terhadap kedua kegiatan ini. Hal ini terlihat dari jumlah pengiriman naskah yang masuk ke akun HP. Terimakasih, semoga semangat kebaruan menjadi milik kita.

telah Terbit!

Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
ditulis oleh 111 penulis
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-7-1

silakan inbox fb hasfapublisher atau sms 081914032201. dapatkan diskon 10% untuk pre-order, pemesanan sebelum tanggal 17 Mei 2011. tulis nama/alamat/jumlah/judul buku yg dipesan. terimakasih
Read More … Dear Love

Titik Nol

TELAH TERBIT ANTOLOGI CERPEN “TITIK NOL”
Penulis: Ach Dhofir Zuhry, dkk
Tebal Halaman: XXII + 376
Ukuran buku: 12x21
ISBN: 978-602-98543-1-2
Harga: 55.000 (belum termasuk ongkir)

yang mau memesan bisa langsung inbox, atau sms ke nomer: 082114698404

Nama penulis dalam antologi ini:

Aa_kaslan, A Baim JLNKeabadian, Abdian Rahman, Ahmed Ghoseen Al-Qohtany, Alif Wood, Bambang Kariyawan Ys, Bella Adam, Birri Zamrock, Dyla Edel, Galih Prasetyo, Haruka Azary, Hylla Shane Gerhana, Iis Istrini, Indra Hermarita, Isti Subandini, Jioo Erhyria, Kk, Lentera Al-Jazhiran, Likha Alhamaliah, Lina Lidia, Linda Jayanti, Mbak Sowiyah, Mega Surya Pratiwi, M. Husni Tamrin, Muhammad Ardi, Muhammad Mak, Nanda Ochi, Nisa Alawiyah, Nur Syahidah Ramah, Nyimas Sri Rahayu, Ulfatun Ni’mah, Ulviyatun Ni’mah, Rahmatika Choiria, Risah Zain, Rofiq Hasansah, Sabil Ananda, Selfiati Nusantara, Yadhi Rusmiadi Jashar, Zora Alfart.

Sinopsis:

Bagi sebagian orang, seni bercerita tidak hanya sekedar menyampaikan sesuatu secara bermakna, tapi mengaitkannya dengan keadaan dan citarasa tentang prinsip, ide, konsep, dan tentu saja kehendak melakukan perubahan bagi pembaca, meski hanya sebatas harapan memperbaiki fungsi kesadaran manusia.
Seni, jika boleh mengatakan demikian maka “Titik Nol” adalahnya; bagaimana ide-ide imajinatif terkerangka dalam sebuah cerita yang berusaha, atau lebih ringan jika dikatakan berupaya untuk mengenalkan kekayaan personal tentang hasrat dalam berkalimat, bersuka-cerita, bersilang-keinginan, bahkan sampai bertukar-kepribadian, hanya untuk merealisasikan sesuatu yang ada di mana pun, bagaimana pun, kapan pun, apa pun—yang dalam bahasa sederhana disebut ‘alam cita-cita’.

Dalam “Titik Nol”, ladang ini telah ditanami oleh berbagai aneka ide, tidak hanya sebatas keinginan yang rapuh. Macam-macam ide itu dikelola dengan karakter bahasa yang manis, tatanan kalimat yang di setiap jengkalnya mengandung upaya inspiratif. Kita bisa melihat hal ini dari perkataan salah satu tokoh dalam “Titik Nol”, dr. Burhan. Dia mengatakan: “kebahagiaan dan kemuliaan adalah hak semua orang, ambillah hak Anda itu.” Kalimat ini benar-benar power, mirip tombol “ON” dalam sebuah mesin, memberikan inspirasi bagi ketumpulan kehendak yang merupakan fitrah manusia. Bahwa, manusia memiliki seperangkat alat untuk mencapai cita-citanya. Manusia diberi hak yang sama oleh Tuhan, kehendak menjadi bahagia dan baik. Tuhan tidak pernah membedakan takdir manusia, semuanya sama. Ibarat sebuah kereta, takdir adalah lokomotif dan manusia masinisnya. Jika lokomotif itu memiliki kecepatan yang sama, maka manusianya lah yang harus menentukan, membawanya dengan kecepatan penuh atau ngopi dengan santai. Karena Tuhan tidak mungkin berlaku tidak adil, Dia menganugerahkan yang terbaik pada ciptaan-Nya, hanya saja mungkin sisi itu terabaikan.

Kata-kata dr. Burhan tersebut merupakan recovery bagi motivasi yang telah pudar, seperti yang dialami tokoh “aku” dalam cerpen “Titik Nol”. Ada suntikan gairah hidup yang tinggi, semangat menjadi seseorang yang dimanusiakan lagi, minimal oleh dirinya sendiri. Tokoh “aku” yang sekilas tampak bias ini digambarkan sebagai seseorang ahli motivasi yang tidak becus memotivasi diri sendiri. Dia lumpuh dan tidak mampu lagi berbuat apa-apa. ”Aku” seperti sampah yang bahkan tidak layak berada di tempatnya sendiri; tong sampah. Mungkin kata-kata itu tepat menggambarkan kondisi kejiwaannya.
Di “Titik Nol”, wujud kehendak digambarkan dengan keraguan, kehilangan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri, teralienasi dalam dunia yang dipenuhi kehampaan, seperti tong yang tidak hanya kosong, tetapi telah rusak. Beberapa gumaman kecil dari tokoh “aku” dalam “Titik Nol” menjadi realitas tentang enerji, yang oleh sang tokoh dianggap persoalan. Di dunia belahan mana pun, peroalan selalu timbul dari sikap, terutama sebab dan akibat, hukum kausalitas. Sikap itu muncul jika ada kepuasan yang tidak terpenuhi, meski sekedar bermimpi. Tokoh “aku” dalam “Titik Nol” tidak hanya gagal memenuhi kepuasan itu, dia bahkan tidak percaya mampu memperolehnya. Dia merasa hidup sudah habis baginya. Apapun yang dikatakan orang lain, termasuk kalimat-kalimat sakti dr. Burhan tidak memiliki pengaruh apa-apa, meski sejujurnya semua itu adalah benar.
Yang menarik dalam hal ini adalah ketika seorang guru yang konon memiliki kecenderungan lebih terhadap kata “paham” menerangkan hukum kekekalan enerji. Dia mengatakan bahwa enerji adalah anugerah Tuhan maka tidak bisa diciptakan apalagi dimusnahkan, hanya bisa dibelokkan arahnya dan dirubah bentuknya, seperti enerji listrik menjadi enerji panas, setrika.

Meski demikian, sang tokoh “aku” hanya bisa mengingat ucapan gurunya itu, mengakui kebenarannya, mengagumi isinya, tetapi telah kehilangan harapan untuk mencoba merealisasikannya. Dia menganggap kebenaran dan kebaikan hidup adalah masa lalu. Masa depannya hanyalah kegagalan dan dunia yang sempit, kursi roda dan tempat tidur.

membuatnya disebut pisau; ketajaman.
Pada “Titik Nol”, sifat atau karakter seseorang seakan-akan berada dalam dimensi yang lapang dan lentur, semisal enerji, sesuatu yang tidak bisa dimusnahkan dan diciptakan, hanya diarahkan. Seperti analogi tentang pisau, semua orang tahu pisau mempunyai dua sifat; tumpul dan tajam. Kedua sifat itu tidak mungkin mendominasi secara bersama-sama, hanya salah satunya saja. Maka parade tentang pisau menjadi semacam khutbah yang meneguhkan bahwa sifat tak ubahnya enerji, hanya bisa dibentuk dan diarahkan. Tumpul dan tajam sama artinya dengan baik dan buruk serta positif dan negatif.

Karena itu “Titik Nol” bisa menjadi semacam pentas seni bagi jiwa-jiwa yang terkadang kering dan basah. Tanpa mengurangi rasa hormat dalam memilih kehidupan.
“Selamat datang dalam perjamuan, sebuah simposium untuk ide-ide.”

Hanya kalimat itu yang bisa saya ucapkan, ungkapan selamat datang untuk siapa pun yang pernah mengunjungi “Titik Nol”, mengetuk pintunya, duduk di ruang tamu putihnya, menikmati hidangan khasnya, dan menginap di kamar tidur tanpa tilam hitam; jernih, bersih dan bening, seperti kanvas kosong yang telah siap dicorat-coret oleh para pelukis, tentu saja bukan Pablo Picasso, Henri Matisse, maupun Rembrandt Harmenszoon van Rijsn, tapi oleh seniman jiwa, pelukis yang lahir dari ide-ide dan imajinasi. Sekali lagi saya ucapkan.



Komentar untuk buku Antologi TITIK NOL

“Membaca "Titik Nol" memaksa Anda untuk terkejut-kejut sepanjang cerita. Para penyusun "Titik Nol" tidak benar-benar baru dalam dunia penulisan, mereka hanya menunggu saat paling tepat untuk membagi kisah mereka. Antologi "Titik Nol" adalah sebuah pembuktian ketangguhan karya mereka.” (Tasaro GK, Penulis Novel, “NIBIRU, Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan, Muhammad Para Pengeja Hujan, dsb”)

“......Titik Nol, Anda akan menemukan upaya perjamuan ide-ide yang menarik, bahkan sesekali mencubit.........” (Editor: Muhammad Afiq Zahara, Penulis Novel, “Cinta Yang Ber-Tuhan”)

“Buku ini membuktikan bahwa kita memiliki banyak energi budaya, tersebar di tangan-tangan kreatif yang gelisah melihat keadaaan. Karenanya, buku sederhana ini tidak saja membangkitkan harapan akan masa depan sastra Indonesia, melainkan juga harapan akan masa depan Indonesia itu sendiri.” (Jamal D. Rahman, Penyair, Pemimpin Redaksi Majalah Sastra Horison dan Jurnal Sajak)

“Sejumlah cerita pendek yang terhimpun dalam antologi cerita pendek “Titik Nol” cukup menarik untuk diapresiasi. Masing-masing pengarang telah menunjukkan kemampuannya, baik dalam mengolah tema maupun bahasa. Berkait dengan itu, kumpulan cerita pendek ini asyik dibaca bukan hanya terletak pada keragaman tema yang diolah oleh para pengarangnya, melainkan juga terletak pada cara para pengarang dalam memainkan tokoh-tokoh cerita yang dihidupkannya secara sungguh-sungguh. Semoga ke depan lahir para penulis cerita pendek yang tangguh, yang sanggup memperkaya sastra Indonesia kontemporer dengan gaya ucap yang khas dalam penemuannya yang baru.” (Soni Farid Maulana, Penyair, dan Penulis Buku, “Secangkir Teh, Pemetik Bintang `Sajak 1976-1986`”, dsb)

“….Tema yang kompleks.“Titik Nol” Merupakan karya sastra yang enak di baca dan bermanfaat, sarat dengan imajinasi dan ide-ide menarik. Antologi “Titik Nol” patut untuk dijadikan sebagai ilustrasi dari setiap kesegaran pemikiran penulis-penulisnya....” (Ibnu Muallif, Penggiat Teater, dan Penikmat Sastra)

“….Menarik, serasa bercermin dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitar kita. Layak dibaca oleh semua kalangan….” (Nurul Wardani, Mahasiswi Universitas Nasional, dan Penikmat Sastra)
Read More … Titik Nol

AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

nasta'in achmad 2 juli 2011 9.40,

Hai teman......



SEKOLAH MAHAL?

”Sekolah sekarang mahal banget, ” ujar seorang kawan di seberang telepon. Kawan saya tersebut tahun ini menyekolahkan anaknya di sebuah TK. Di Surabaya, biaya masuk TK saja bisa mencapai jutaan. Itu baru tingkat TK. Bisa dibayangkan betapa pusingnya para orang tua yang menyekolahkan anaknya di tingkat sekolah dasar, menengah, ataupun perguruan tinggi.

Oleh Eko Prasetyo

http://www.eramuslim.com/oase-iman/ketika-biaya-sekolah-mahal.htm



Ibu Rumah Tangga Curi Baju Buat Bayar SPP Anak

Meski sudah lama pemerintah mendengang-dengungkan program pendidikan gratis, faktanya sekolah masih menjadi barang mahal bagi rakyat miskin.



http://news.okezone.com/read/2011/06/06/340/465215/ibu-rumah-tangga-curi-baju-buat-bayar-spp-anak



Dada seorang ibu terasa sesak ketika sang anak bilang, "Mak, kapan beli seragamnya?" padahal jangankan beli seragam, untuk makan saja, sang ibu masih bingung mau cari di mana.



"Iya, sekolahnya gratis, tapi beli sepatu, seragam dan jajan kan pake uang!" jawab seorang kakek renta ketika ditanya kenapa anaknya tidak disekolahkan.



Masih banyak cerita-cerita pedih yang terjadi di negeri ini. Mari bermimpi dan beraksi. Walau hanya dengan selembar surat atau sebait puisi.



IKUTI, AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"



Curhat : Mahalnya biaya sekolah

Menceritakan pengalaman betapa sulitnya orang tua mencari uang untuk biaya sekolah. Pengalaman dikeluarkan dari sekolah karena belum bayar SPP. Pengalaman Dropout dari sekolah. Pengalaman jualan untuk cari uang buat bayar sekolah/kuliah.



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman



Surat : Karena kita harus sekolah

Surat ditujukan kepada seorang sahabat, boleh asli atau khayalan. Isi surat memberi kabar tentang pengalaman dapat beasiswa. Pengalaman belajar di sekolah unggulan yang mahal. Pengalaman sekolah di daerah terpencil.Pengalaman sekolah/kuliah di luar negeri.



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman



Puisi : Tema tentang ilmu, guru, sekolah dan orang tua



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman (masing2 lembar 1 atau 2 Judul puisi)



Nasihat : Tulisan bebas tentang pengembangan diri remaja. (diberi contoh)



Naskah maksimal 3 lembar A4 spasi 1,5 huruf times new Roman







Syarat Umum :

1. Seluruh peserta audisi diharapkan berteman dengan AMB http://www.facebook.com/profile.php?id=100002530617666 untuk memudahkan kontak panitia

2. Seluruh peserta audisi harus posting materi audisi ini di note FB (wajib ngetag Ayo menulis Buku dan minimal 10 teman lainnya).

3. Tulisan asli karya pribadi

4. Naskah belum pernah dipublikasikan di manapun.



Syarat Khusus :

1. Naskah harus sesuai dengan tema.

2. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah (Surat/Curhat/Puisi/Nasihat)

3. Naskah dikirim dalam bentuk attachment ke e-mail: ayomenulisbuku@gmail.com tidak ditulis di badan e-mail. Pada subyek, tuliskan: Jenis naskah - Judul Naskah Contoh : SURAT - HARI PERTAMA DI SYDNEY

6. Sertakan nama asli, nama FB dan biodata deskriptif sepanjang satu paragraf di akhir naskah.

7. Akan dipilih 60 naskah yang dinilai paling unik, penuh hikmah, memotivasi dan menginspirasi untuk dibukukan.

8. Naskah ditunggu hingga tanggal 25 Juli 2011.

9. Pengumuman naskah terpilih akan di-posting di Notes FB AYO MENULIS BUKU DAN Rumahbaca Asmanadia Majalengka (RBA Majalengka) dan media lain blog/web tanggal 30 Juli 2011





PESERTA : (harus memilih salah satu)

1. Peserta BERANI MIMPI

kHUSUS UNTUK PESERTA BERANI MIMPI Disediakan 5 Eksemplar Buku BERANI MIMPI BERANI AKSI atau Judul Lain hasil Audisi ini

untuk 5 Naskah Peserta Terbaik

Naskah di seleksi



2. Peserta BERANI AKSI

Peserta menyumbang Rp. 50.000 (Mendapat 1 Eksemplar Buku hasil audisi)

kHUSUS PESERTA BERANI AKSI Semua naskah dibukukan (Tidak diseleksi dan ada bimbingan penulisan bagi naskah yang belum layak)



SELURUH ROYALTI BUKU INI DISUMBANGKAN UNTUK PENGADAAN SARANA SEKOLAH ANAK TIDAK MAMPU

(SERAGAM SEKOLAH/SEPATU/BUKU DLL)





Salam kami



AMB AMB http://www.facebook.com/profile.php?id=100002530617666

Rumah Baca Asmanadia Aisyah Putri Majalengka http://www.facebook.com/profile.php?id=100001254418197
Read More … AUDISI SUARA HATI "BERANI MIMPI BERANI AKSI"

Cerpen Pertamaku, KembNG api ^^

Kembang Api
Jalanan di sekitar Telaga Sarangan sudah ramai semenjak sore tadi, tua, muda, besar, kecil, berkumpul menanti pergantian tahun yang akan ditandai dengan pelepasan kembang api. Begitu juga aku dan ke2 sahabatku Uwenk dan Anek sudah sejak sore tadi kami standby di tempat yang paling strategis, Uwenk nampak tak sabar, kecintaannya pada kembang api dibawanya semenjak kecil bahkan saat SD dulu ia rela menahan lapar hanya demi beberapa batang kembang api yang akan dinyalakannya setiap senja hari. Baginya menatap kembang api bagai memandang bintang dari jarak yang dekat, menakjubkan. Tinggal beberapa detik lagi tahun ini sudah akan menjadi kenangan, hitungan detik dari 10 pun di mulai 10..9..8..7..6..5..4..3..2..1..dan …suara berdentum keras di udara percikan bunga api memenui angkasa saling susul menyusul. Uwenk begitu terkesima melihat ledakan kembang api terakhir yang membentuk 3 lingkaran raksasa dengan berbagai warna hingga air telaga seakan berubah menjadi telaga pelangi dengan warna-warna yang indah, seindah hati setiap orang yang memandangnya yang di penui rasa bahagia . Pesta kembang api telah berakhir semua orang bertepuk tangan gembira tak terkecuali kami bertiga saling berpelukan mengucapkan Happy New Year sambil berbisik ber Doa dengan berbagai macam harapan.
“Harapan kamu apa Nek”
“Gak beda sama kok seperti tahun lalu”
Haaaaaaaaaaaa..”Moga kelak dapat kerja dengan gaji yang gede” suara Astronot dan Uwenk bersamaan
“he em” jawab Anek mantap dengan senyumnya yang tak di buat-buat
Dasar lu mata duaitan kata Uwenk dan Astronot sambil meninju lengan Anek
“kamu apa Not”???
“hmmm..aku berharap moga Bapak/Ibuku sehat slalu di mudahkan rezekinya pokoknya semua lebih baik dah dari tahun kemarin”
“Ah.. sok alim lu Not biasanya lu juga tukang korupsi dengan nambah-nambahin harga buku,bilang aja kalo harapan lu moga bisa dapat Ay ya gak Nek” Uwenk mengedip-ngedipkan matanya ke arah Anek sedangkan Astronot hanya nyengir sambil garuk-garuk kepalanya yang gak gatal.
“Kamu sendiri apa Wenk”??
“Aku gak minta banyak kok takut nanti kebanyakan permintaan malah yang gak penting di kabulkan lebih dulu, so satu aja permintaan yang pasti biar Tuhan gak bingung”
Apa tu..jawab Astronot dan Anek penasaran..
“Aku minta moga saat ulang tahunku nanti ada kembang api yang meriah kayak gini”
Seketika keduanya tertawa terbahak-bahak. “ Wenk..coba usul aja ama pak PEMKAB Magetan tahun depan kembang apinya di undur bulan Februari jadi pas-kan ma ultah kamu” Anek meneruskan tawanya. “Ihh…kalian kok jahat sih..”
“Ok-Ok ku doain dah moga kesampain” Sippp..Uwenk mengangkat ke2 jempolnya di depan dada kemudian di ikuti kedua sahabat lainnya Sippp…Dech!
Anek dan Uwenk adalah sahabat sekaligus tetangga serta teman bermain semenjak kecil. Dan sebenarnya kedua orang tua kami memberikan nama2 yang indah bagi kami seperti Anek nama aslinya Yuliani, Uwenk: Indarsih Dan aku sendiri adalah Rini berawal dari panggilan Rinot akhirnya bermetamorfose jadi Astronot semua itu adalah akibat kejahilan kami. Kami bertiga mempunyai mimpi yang sama yaitu meskipun kelak tidak menjadi orang yang hebat yang terpenting kami mampu mandiri. Dan entah ide siapa yang pertama hingga setelah lulusan sekolah kami bertiga memutuskan merantau ke Hongkong. Kami rasa Hongkong adalah cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan banyak uang.
Ternyata Hongkong indah, glamoritas dan gaya hidup yang bebas sempat membuat kami terlena menggunakan waktu libur hanya untuk berhura-hura tanpa kegiatan yang berarti. Hingga akhirnya kami sadar bahwa tujuan kami berada di sini bukanlah untuk menikmati hidup melainkan mencari bekal hidup. Tahun berikutnya kami mulai di sibukkan dengan kegiatan kami masing-masing. Anek mencoba memulai bisnis jualan pulsa via sms yaitu pulsa dulu bayar blakangan setelah ketemuan, rupanya apa yang di usahakannya tidak sia-sia 40-60 sms dikirimnya setiap hari meski cukup membuat jari-jarinya kriting namun ia bisa berbangga terkadang hasilnya melebihi dari gaji yang ia terima tiap bulan . Sedangkan Uwenk melanjutkan keinginannya dulu yang tertunda yaitu kuliah sambil bekerja. Dan aku sendiri memilih bergabung di organisasi sosial yang menyuarakan hak-hak teman-teman BMI/TKW yang tak diberikan.
Meskipun kami sibuk namun selalu menyempatkan untuk berkumpul meski hanya sebentar. Siang itu kami kembali berkumpul duduk bersila ditengah lapangan rumput dengan menjilati ice cream conello kesukaan kami. Uwenk berceloteh
“Jangan lupa ya tgl 23 ultahku yang paling istimewa perayaannya juga harus istimewa”
“Apa yang menjadi istimewa?? Paling2 juga jadi tua” sahut Anek
“Kan pas tgl 23 umur 23 kan langka…”
“Walah Wenk terlalu dramantis kamu, emang mau nggrayai model kayak apa”?? Astronot ikut menimpali
“Menurut kalian apa”???
“Ke KFC”
“Ah..udah biasa, gimana kalo BBQ aja ke pantai Standly”??
“hmm..ide bagus kita ajak teman2 kita entar ngadain lomba kayak agustusan kan seru setuju gak not”
“Sippp…Serain smua ke aku Wenk biar aku yang ngurus, kamu tau siapp aja Ok” dengan conello yang menggantung di mulutnya Astronot mengangkat kedua jempolnya yang kemudian di ikuti kedua sahabatnya sipppp dah….
Bulan Februari udara dingin menusuk tulang, Uwenk masih meringkuk di balik selimut tebalnya membayangkan tgl 23 yang tinggal 3hari lagi pasti meriah gumamnya. Hp disampingnya berdering buru-buru diangkatnya
“ way..gimana Not dah beres smuanya”?? cerocos uwenk tanpa salam
“Wenk ..seribu juta kali sorry ya minggu ini aku di tunjuk jadi ketua orasi ada demo tuntutan kontrak kerja mandiri jadi mungkin aku datangnya siangan maaf ..maaf ya Wenk”
Seketika bayangan indah ultah 23 menjadi hancur berantakan” kamu gimana sih not bukannya kamu sendiri yang bilang”
“iya tapi mau gimana lagi” Hp Uwenk kembali bergetar rupanya Anek juga masuk
“Wenk..”??
“Anek..”
“Loh.. ada disini juga ta not, Uwenk nya mana kok diam aja”
“lagi ngambek kali nek

Maaf gak selesai sebagian udah kehapus
Read More … Cerpen Pertamaku, KembNG api ^^

Bule Hitam

“Bud! Jorok kamu, mbok ya bawa sapu tangan, ngiler aja.” Bud-bud (baca: bat-bat) tertunduk diam dihadapanku.
“Hee..kamu marah ya bud? ok-ok sorry”
Kudekati dia kemudian kubelai bulu-bulunya yang lembut, namun demikian bud-bud masih saja tertunduk diam tak memperdulikanku.
“Bud senyum dong aku kan sudah minta maaf, eh… awas ya kalo kamu sampai lapor sama mama kamu aku jitak kepalamu”
Bud-bud, anjing kecil yang berbulu panjang itu semakin tertunduk tak berani menatapku, kuarahkan kepalan tinjuku tepat diatas kepalanya bergaya seakan-akan siap menonjoknya. Spontan saja bud-bud lari masuk kandang kembali mendekam menyembunyikan kepalanya diantara bulu-bulu ekornya.
Yah..itulah salah satu dari sisi kegilaanku, suka berbicara pada binatang, boneka, diary atau bahkan foto-foto. Memang agak sinting sih tapi 100% normal kok, kan persentase normalku kan 101% jadi normalnya 100% yang sedikit 1% sintingnya he..he..he…
Mungkin.. jika kebiasaanku itu kulakukan di jalur aman di kamar misalnya yang tak terlihat orang mungkin akan tetap baik-baik saja. Tapi kalo di umum? Nah, kejadian seperti itulah yang sering membuat merah pipiku asli tanpa tambahan blash on alias malu semalu-malunya.
Siang itu bus yang kutunggu-tunggu akhirnya datang juga, berhenti tepat didepanku, segera saja aku masuk mencari tempat duduk, hampir semua kursi telah terisi, tinggal beberapa saja yang kosong. Pandanganku tertuju pada kursi yang sebelahnya duduk seorang bule.
Tanpa permisi ba bi bu langsung saja aku duduk,
“Lumayan duduk bareng bule, tapi kok bulenya hitam ya, gak papa deh biar hitam tetap manis” ucapku dengan logat bahasa jawa.
Aku kira di Negara asing yang tak tau menau tentang bahasa jawa, aku akan aman menggunakan bahasa jawa tanpa kwatir orang bisa mengerti artinya. Ternyata aku salah.
“Gak apa-apa ya mbak biar hitamkan tetap manis” aku tersentak kaget bagai di sambar petir dibawah terik matahari. Jelas-jelas suara dengan logat jawa yang agak cedal itu berasal dari orang yang duduk di sebelahku.
Aku menoleh berusaha tersenyum, sebuah senyuman yang lebih layak di sebut meringis memamerkan gigi-gigiku yang seperti biji salak, meski sesungguhnya saat itu ingin sekali kututup mukaku dengan kantong kresek hitam.
“Kok bisa bahasa jawa” tanyaku dengan expresi wajah yang blog on (goblok mode on). Si bule hanya tersenyum menatap wajah merah kepiting rebusku yang tak bisa kusembunyikan.
Dan ternyata setelah cerita panjang lebar bule dari Italy ini pernah tinggal di Indonesia selama 2tahun meneliti kesenian jaranan semacam kuda lumping, katanya,
“Orang Indonesia hebat, bisa makan pecahan beling”
Aku hanya tersenyum, sambil berkata
“Untung saja bulenya tidak marah.”

End!
Read More … Bule Hitam

Cintaku Butuh Waktu

Takkan habis lembaran diaryku menuliskan tentangmu
Takkan cukup ruang hatiku menyimpan kerinduanku padaku
Takkan hilang ingatanku untuk selalu mengenangmu

Aku tau saat engkau menangis,
Merintih merasakan luka dariku.

Andai engkau tau...?
Selama itu pula engkau masih dihatiku,
Inikah penyesalan atas keputusanku?
Bukan!
Karena sesungguhnya cintaku butuh waktu.

Ya Robb... yang menanamkankan cinta di setiap hati,
Haruskah kuminta kembali cintanya kepadamu??

Ah..biarlah,
Kupasrahkan cinta ini kepada Yang Maha Mencintai.
Biarlah alunan denting suara gitar yang pernah menemani malam-malamku, Menjadi kenangan indah bagiku
Meski engkau jauh di sana di dunia maya
Bagiku engkau begitu dekat begitu nyata.
Read More … Cintaku Butuh Waktu

Alasan Rosullulloh SAW Berpoligami

Kaum kafir sering menuduh Rasulullah hipersex dan berpoligami hanya karena nafsu. Berikut ini kita tampilkan nama-nama Istri Nabi Muhammad SAW beserta sekil...as penjelasannya: 1. SITI KHADIJAH: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain. Dalam sirah disebutkan, Rasulullah mengakhiri masa lajangnya di usia 25 tahun dengan mengawini seorang perempuan mulia bernama Khadijah binti Khuwalid yang saat itu merupakan seorang janda empat anak dari perkawinan sebelumnya dan telah berusia 40 tahun. Ini adalah pernikahan yang ditunjuk Allah karena Khadijah merupakan wanita mulia dan yang pertama memeluk Islam. Dari Rasulullah SAW, Khadijah mendapat 6 orang anak lagi. Rasulullah menjalani monogami—tidak menikah lagi—selama 25 tahun bersama Khadijah. Tidak ada satu pun petunjuk bahwa selama bersama Khadijah, Rasulullah pernah menyatakan niat untuk melakukan poligami atau tergoda dengan perempuan lain. Kesetiaan terhadap Khadijah dijalaninya selama 25 tahun masa pernikahan hingga Khadijah wafat. Jika Rasulullah mau poligami di masa itu, di saat masih muda dan prima, tentu Rasulullah akan mudah untuk melakukannya. Terlebih sejumlah pemimpin suku Quraisy pernah merayu Beliau dengan tawaran perempuan-perempuan paling cantik seantero Arab sekali pun agar Rasulullah mau menghentikan dakwahnya. Tawaran yang di saat sekarang ini sangat menggiurkan, sebuah tawaran yang banyak sekali membuat pejabat, Raja, Presiden, dan bangsawan jatuh dari kursi kekuasaannya, tidak membuat Rasulullah bergeming. Rasulullah tetap setia pada Khadijah dan Dakwah Islam. Ketika Khadijah wafat di kala Rasulullah berusia 50 tahun, beberapa waktu dilalui Rasulullah dengan menduda. Barulah di saat usia beliau menginjak 51 atau dilain kisah ada yang menulis 52 tahun, maka Rasulullah mengakhiri masa dudanya dengan menikahi Aisyah yang baru Namun pernikahan dengan Aisyah ini baru disempurnakan ketika Beliau hijrah ke Madinah. 2. SAWDA BINT ZAM’A: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya. 3. AISHA SIDDIQA: ini ada kisah nya pada ketika itu Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakar, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal. 4. HAFSAH BINT UMAR: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kawin lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kawin dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira. 5. ZAINAB BINT KHUZAYMA: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D. 6. SALAMA BINT UMAYYA: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia 7. ZAYNAB BINT JAHSH: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37). 8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq). Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam. 9. SAFIYYA BINT HUYAYY: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah disampaikan terpisah. 10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun. 11. MAYMUNA BINT AL-HARITH: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW. 12. MARIA AL-QABTIYYA: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi. Dalam penyebaran agama Islam secara bertahap dan rasa kasih sayang
Read More … Alasan Rosullulloh SAW Berpoligami

Makna warna logo Writing Revolution

1) Warna biru: melambangkan warna samudera dan langit: menyiratkan luas tak bertepi, hadir sebagai pemersatu (samudera) dan penaung (langit) para penulis semuanya.

2) Warna merah: melambangkan api yang bekobar, maknanya adalah semangat yang membakar untuk selalu belajar dan menjadi penulis terbaik, selalu bergelora ...untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas, dan bersemangat untuk mewujudkan visi bersama.

3) Globe: WR akan melalang buana ke seluruh penjuru dunia dan menjadi icon penulis modern Indonesia yang mendunia dan bersumbangsih bagi peradaban bangsa Indonesia dan dunia. Keanggotaan WR bukan hanya dari Indonesia tapi juga dari luar negeri.

Makna Tulisan WR:
1) Writing Revolution: organisasi pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berbadan hukum yang menjadi rumah kreativitas bagi segenap anggotanya, yang dalam eksistensinya akan selalu memberikan sumbangan pemikiran dan ideologi berupa tulisan (dalam berbagai bentuk cetakan dan media) untuk membangun peradabana bangsa Indonesia yang lebih maju dan berkarakter.

2) Menginspirasi Dunia: misi WR selalu akan memberikan pencerahan bagi segenap pembaca di Tanah Air khususnya dan masyarakat dunia umumnya, dengan mencetak penulis-penulis handal yang berkarakter keindonesiaan yang kukuh.

organisasi kita, Writing Revolution tercinta ini.
Read More … Makna warna logo Writing Revolution

Event Flash True Story (Kekuatan Cinta Dan Doa)

Buatlah Flash True Story (FTS) / Kisah Nyata-Pengalaman tentang Kekuatan Cinta , atau Kekuatan Doa, atau Kekuatan Cinta dan Doa, (silakan pilih) maks 300 kata. kirim ke hasfriends57@gmail.com
subject email: FTS-judul naskah-nama penulis.
Lalu publish info event ini berikut cover dearlove di akun fb masing-masing, tagg 20 teman dan dearlove. http://www.facebook.com/pages/Dear-Love/216191115058557
(boleh berupa note/photo with caption)
kemudian copass link note/pengumuman yg telah dibuat ke bawah photo event ini.(di komen bawah ini)
http://www.facebook.com/photo.php?pid=1030005&id=216191115058557
deadline 30 Juli 2011. pengumuman 3 minggu setelah deadline.
Naskah yang layak insya Allah akan dibukukan HP.
Juara I paket buku senilai Rp 300rb
Juara II paket buku senilai Rp 200rb
Juara III paket buku senilai Rp 100rb
Hidup itu cinta. Cinta itu menghidupkan hidup manusia. Manusia harus terus menciptakan cinta sebagai mahakarya hidupnya di dunia. Inilah pangkal hidupnya. Dari dalamnya akan tumbuh buah-buah cinta, yakni segala kebaikan, semua kekuatan, atau apapun yang dapat maupun tidak dapat dipahami oleh bahasa manusia. Tak mengapa. Karena tak semua hal memang dapat dipahami. Itulah kesempurnaan hidup, kesempurnaan cinta.

Sangatlah keliru dan tertipu jadinya jika cinta itu hanya menjadi perkara hati. Karena hati adalah misteri Ilahi, ruang diskusi Sang Khalik dengan eksistensi manusia di dunia fana. Cinta merupakan hasil interaksi seluruh potensi hidup untuk mengelola seluruh kehidupannya. Tiga modal dasar, akal, nurani dan nafsu, itu mawujud dalam raga seragawinya. Interaksi di dalamnya menjadi aksi keluarannya. Aksi ini menjadi bahasa masif yang tak pernah berubah oleh jaman dan kebudayaan. Begitulah adanya cinta. Seperti cahaya, cinta itu bergerak lurus dan masuk dalam ladang quantum. Tak ada yang tuntas di dunia ini, selalu menyisakan tanda tanya. Jadi jangan pertanyakan pula tentang cinta. ikutilah iramanya dan menarilah.

Derajat cinta sejajar dengan nyawa dan iman. Saling mengisi saling membentuk memberi arti bagi hidup dan kehidupan dunia. Ketika ketiganya bersinergi maka hasilnya adalah sebuah cahaya. Cahaya ilahiah.

Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
ditulis oleh 111 penulis
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-7-1
227hlm. Rp 49rb
Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas.
bisa dibeli online. silakan sms 081914032201 atau inbox fb hasfapublisher
.
Read More … Event Flash True Story (Kekuatan Cinta Dan Doa)

Kuntum Khairu ummah

Apa kabar, kuntum?? Apakah engkau menyukai nama yang kuberikan kepadamu? Kuntum khairu ummah, sebaik-baik ummah , sebaik-baik manusia. Apakah aku tidak terlalu memaksakan harapanku kepada namamu, sayang? Mungkin aku terlalu memaksakan harapanku kepadamu. Tetapi patutlah engkau tau, ini semata kekhawatiranku. Ini bukan kekhawatiranku karena engkau akan mendurhakaiku. Bukan,sama sekali bukan! Justru aku yang khawatir, akulah yang akan durhaka kepadamu. Sungguh aku tidak inggin menjadi ayah mendurhakaimu. Makanya, aku merenung cukup lama untuk memilih calon ibumu. Istikharahku lebih panjang karenanya. Karena kesalahanku memilihkan ibu bagimu, akan menjadikanku durhaka kepadamu. Aku ingin memberikan ibu terbaik. Ibu yang bisa kau jadikan jendela , untuk melongok surga. Ibu yang bisa kau jadikan replika, tentang seperti apa biadari surga. Apakah menurutmu aku aku terlalu memaksakan kehendakku kepadamu, sayang?

kuntum, ah, apakah engkau suka dengan panggillan itu? Semoga saja engkau menyukainya, sayang. Seperti halnya aku, betapa damai rasanya menyabbut mana itu. Kuntum, jika kelak aku bertanya kepadamu tentang apa citamu, apakah yang engkau jawab? Apakah engkau ingin menjadi dokter? Apakah engkau ingin menjadi penyanyi?Atau menjadi apa?
ika demikian
Aku ingin engkau menjadi perempuan, kuntum. hanya itu. Menjadi perempuan, seutuh-utuh perempuan. Tentu saja perempuan yang di kehendaki oleh Tuhan, Penciptamu, Pencipta kita. Seperti itulah inginku padamu. Ingin agar engkau menjadi perempuan, sebagaimana yang diinginkan Tuhan. Perempuan yang kupandang sebagai bayangan surga di dunia.

kuntum, menjadi ibu sama dengan menjadi surga. karena kepada ibu, Tuhan titipkan surga. Maka karena surga, tatapanmu adalah surga, nafasmu adalah surga, kalimatmu surga, segalamu surga. Maka anak-anakmu kelak menjadi surga, suamimu surga, sekelilingmu adalah surga. Termasuk aku surga, ayahmu yang juga senantiasa mengharap surga. Jika demikian, tidak akan ada neraka yang berni menelan surga.

kuntum, aku mencitiamu karena Allah. Bersyukur aku karena mengangankanmu. Hakikat cinta tertinggi adalah kesyukuran. Maka harapku , cintailah suamimu karena ksyukuran, cintailah anakmu karena kesyukuran, cintailah sesamamu karena kesyukuran. karena Allah menjajikan, bertambah atau berkurangnya cinta adalah karena kesykuran. kuntun khairu ummah, itu nama yang kuberikan kepadamu. Semata untuk mengobati kesediahanku . kesedihan akan keterangan, bahwa kaummu terbanyak di neraka. Harapku, dengan engkau menyandang nama itu, engkau menjadi seperti namamu. karena haram neraka, untuk sebaik-baik manusia.

Gegas datang, kuntum. Ada banyak cinta menantimu di sini...
(by;someone)
Read More … Kuntum Khairu ummah

Tentang 'Salam"

BERHATI-HATILAH MENJAWAB SALAM "tolong perhatikan kalimat salamnya..! yaitu "ASSALAMU'ALAIKUM" dan bukan "ASSAMUALAIKUM" tahukah anda apa artinya Assamualaikum? itu artinya "SEMOGA KEMATIAN MENIMPA BAGI KAMU/KALIAN" dan seharusnya kita menjawab Assamu'alai...kum itu dengan kalimat "WA'ALAIKUM" saja, yg artinya "DAN SEMOGA JUGA BAGI KAMU/KALIAN". Jawaban itu juga berlaku bagi salamnya non muslim, baik yg diucapkanya itu sesuai maupun tidak sesuai dengan salamnya orang Islam maka jawabannya tetap seperti itu. Allah berfirman: “Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan kepada diri mereka sendiri: “Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” Cukuplah bagi mereka neraka jahanam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.” (Q.S.58.8) *Ainun jariyah*.(cpt).See More
Read More … Tentang 'Salam"

Jumat, 17 Juni 2011

Perbedaan Bukan penghalang

Perbedaan Bukan Penghalang
Sayang aku ingin berbicara kepadamu
Tentang apa yang tengah aku rasakan
Ada apa, ada apa katakanlah semuanya
Ku kan dengarkan duhai cintaku

Bila nanti orang tuamu tak meridhoi dengan
Apa yang ku rasakan padamu
Semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya
Begitu pun orang tuaku
Kau takkan tinggalkanku
Takkan pernah, sayangku
Janjimu janjiku untukmu

Sayup-sayup lagu Eren terdengar dari kejahuan suaranya timbul tenggelam hingga akhirnya hilang sama sekali.
Suasana di perpustakaan milik Ningseh nampak begitu tenang yang terdengar hanyalah gemericik air sungai yang terletak tak jauh dari perpustakaan serta suara berisik dedaunan yang dipermainkan angin. Meskipun letak perpustakaan Ningseh agak jauh dari rumah perkampungan penduduk namun perpustakaan itu tak pernah sepi dari pengunjung.
Di dalam perpustakaan terdengar lirih percakapan antara Ningseh dan Agun. Agun adalah seorang pemuda kota, awal kedatangannya ke desa itu sekedar berkunjung untuk menikmati pemandangan alam yang terkenal dengan pegunungnya yang sering di jadikan tujuan pendakian. Pertemuannya dengan Ningseh lah yang membuatnya bertahan didesa tersebut.
“Kamu benar-benar tidak bersedia ikut denganku Ning? sebenarnya apalagi sih yang kamu pikirkan? kalau cuma karena perpustakaan ini, aku bisa saja membuatkanmu yang jauh lebih besar nantinya untukmu, aku mohon Ning ikutlah bersamaku” Agun mengiba pada Ningseh gadis ayu yang telah menakhlukkan hatinya.
Sementara itu Ningseh masih saja sibuk merapikan kembali buku-buku yang berserakan, memilah-milah kemudian mengembalikannya pada rak-rak buku yang sejenis, seakan-akan tak mendengar ucapan Agun yang selalu setia menemaninya, Agun mengekor dibelakang Ningseh, berharap akan jawaban atas keinginannya dan sesekali menerima uluran buku dari Ningseh ikut meletakkannya di rak buku depannya.
“Ningseh!”
Tak mau dicueki, Agun berdiri tepat dihadapan Ningseh memandang lekat wajah pujaan hatinya.
“Sudahlah mas lupakan saja” Ningseh berbalik berusaha menghindari tatapan Agun.
“Kamu menyerah?, aku ingin menikah hidup bahagia denganmu Ning”
“Rasanya itu tidak mungkin mas kita berbeda ” jawab Ningseh tanpa menoleh pada Agun.
“Kamu lupa dengan apa yang sering kamu ajarkan pada anak-anak didikmu? bukankah kamu sering mengatakan bila sejatinya manusia itu sama derajatnya hanya keimananlah yang membedakannya dan semua itu hanya Allah yang mengetahuinya “
“Mas Agun sanggup meyakinkan hal demikian pada kedua orang tua mas?”
Agun menelan ludah mendengar perkataan Ningseh, ingatannya kembali pada hubungannya dengan kekasih pertamanya yang kandas ditengah jalan karena tak direstui oleh orang tuanya. Dan kini ia jatuh cinta pada gadis desa yang pastinya akan dipandang lebih rendah lagi oleh keluarganya.
“Kali ini aku takkan menyerah Ning aku akan lakukan apa saja untuk bisa bersamamu” kata Agun meyakinkan Ningseh.
“Sudahlah mas, lebih baik turuti saja orang tua mas, carilah gadis yang sepadan dengan mas”
“Tapi aku mencin….” ucapan Agun terputus, seorang pengunjung berdiri didepan pintu memanggil Ningseh.
Ningseh berlalu meninggalkan Agun yang terlihat sebal, melangkah menuju orang yang memanggilnya yang memintanya mencarikan sebuah buku, setelah memberikan buku yang diminta Ningseh kembali ke pekerjaannya tanpa mempedulikankan lagi Agun.
“Ningseh… besok aku terpaksa kembali ke kota ada pekerjaan mendesak yang harus aku selesaikan, kutunggu kau ditempat biasanya.”
Tanpa menunggu jawaban Ningseh Agun berlalu begitu saja, Ningseh menghela nafas panjang, dipandanginya Agun yang melangkah gontai keluar dari perpustakaan kecil miliknya, pandangan Ningseh kembali menerawang jauh melewati sawah-sawah kosong yang baru saja di panen yang terletak di samping perpustakaan yang juga menjadi rumah tempat tinggalnya, ada rasa sakit menyelinap menusuk hatinya merasakan akan kehilangan orang yang sebenarnya dicintainya.
***
“Ning…Ningseh!”
Ningseh tersentak melihat Asti sahabatnya sudah berdiri disampingnya.
“Melamun ya?”
Ningseh tak menjawab, hanya mendesah sembari melirik jam tangannya yang entah untuk keberapa kali dilakukannya.
“Sudah sana ..pergi, mumpung belum terlambat”
“Menurutmu aku harus menemuinya?”
“Temuilah dia, jangan sampai menyesal nantinya”
Ningseh terdiam menatap Asti
“Pergilah” ucap Asti yang kedua kalinya sembari mengangguk meyakinkan Ningseh.
***
Dengan bersusah payah akhirnya Ningseh sampai di station, ia berlarian tak mempedulikan orang-orang yang memperhatikannya heran. Tepat didepan dimana ia dan Agun dulu bertemu Ningseh berhenti, kereta melaju cepat melintas dihadapannya tanpa memberi kesempatan sedikitpun untuk bertemu Agun.
Ningseh terlambat, ia tertunduk lemah di bangku pinggiran rel kereta, bangku yang pernah ia duduki bersama Agun.
“Kak Ningseh ya?” seorang gadis kecil penjual nasi berdiri di hadapan Ningseh.
“Bagaimana adik bisa tau nama saya?”
“Ada titipan dari Kakak cakep untuk Kak Ningseh” gadis kecil itu menyerahkan sebuah amplop berwarna kebiruan pada Ningseh kemudian berlari meninggalkan Ningseh yang masih terpaku. Dari tulisannya Ningseh sudah bisa mengenali bahwa surat itu dari Agun, segera dibuka dan dibacanya dengan seksama,
Tiada yang salah dengan perbedaan
Dan segala yang kita punya
Yang salah hanyalah sudut pandang kita
Yang membuat kita terpisah
Karena tak seharusnya
Perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan
Untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi
Mestinya perbedaan bukan alasan
Untuk tak saling memahami
Harusnya kita bisa memberi jalan
Untuk satukan semua harapan,
Ningseh…takkan ada yang bisa pisahkan kita, nantikan aku kembali akan kuperjuangkan cintaku untuk bisa bersamamu.
Agun.

Ningseh tersenyum, syair lagu Tere yang dituliskan Agun untuknya cukuplah menenangkan hatinya, didekapnya erat surat dari kekasih hatinya dengan harapan ia kembali dengan kemenangan cinta untuknya.


End!
Read More … Perbedaan Bukan penghalang

Kamis, 16 Juni 2011

Say No to valentine

Arti Valentine Day

Kegemaranku mengoleksi perangko kumulai sejak SD dulu, hingga saat ini. Benda kecil yang dianggap sebagian orang sebagai sampah, bagiku sangat berarti entah mengapa, rasanya bangga menatap tumpukan album yang penuh dengan perangko-perangko dari berbagai Negara itu. Bahkan hobiku ini pula yang telah mengantarkan aku pada perkenalan unik dengan Franky, yang setahun ini telah menjadi sahabat penaku.
Saat itu iseng, aku posting di wall sebuah group “Stamp Comunity” :
“Indahnya nuansa persahabatan, saling berbagi cerita dengan berkirim surat, Ada yang mau jadi sahabat penaku?? Ku tunggu inboxnya ya”
Mr.Frangko adalah nickname dari Frangky dialah orang pertama yang merespon uluran persahabatanku yang memiliki hobi sama denganku. Ia berasal dari Jakarta yang saat ini masih kuliah di Universitas Omar mukhtar yang berada di salah satu kota besar Libya Afrika utara. Selain kuliah, di negeri bekas jajahan Italia tersebut Frangky juga bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran besar di Al Bayda.
Meski setiap hari kami ngobrol melalui email atau chatting namun komunikasi kami lewat surat tak pernah terhenti masih sama persis seperti perjanjian yang telah kami buat dahulu menggunakan tulisan tangan dan memakai perangko yang berbeda-beda pada setiap surat yang kami kirim.
Awal February surat Franky kembali menyapaku:
“Hay Stemmy….moga saat ini engkau sedang berbahagia penuh dengan cintaNYA.
Begitu pula aku disini menikmati senja disudut taman kota, memandang iri pada dua burung yang bermesraan berkicau riang di atas dahan cemara. Ah….mungkin aku akan lebih iri lagi bila nanti melihatmu merayakan valday bersama kawanmu atau mungkin barsama pemujamu, oh tidak..semoga saja tidak terjadi itu.
Hmm..14 february hari yang penuh cinta namun sayang tak bisa kulewatkan bersamamu, yah anggap aja lembaran kertas ini sebagai bunga dan coklat dariku sebagai ungkapan sayangku padamu.
Ngomong-ngomong udah ada persiapan apa aja nie?? pasti valday di Negara tempat tinggalmu lebih seru dan menarik, di tunggu ya ceritanya”
Salam..sahabat yang selalu menunggu untaian kata-kata dalam balutan indah tulisan tanganmu, Mr. franko
Kulipat kembali kertas merah muda bermotif hati dan bunga itu, kuletakkan di atas meja kerjaku yang penuh tumpukan kertas dan file-file berkas yang mesti aku kerjakan hari ini. Ingin sekali kubalas surat itu segera kujelaskan tentang makna valday bagi diriku. Dan aku tak rela orang yang kukasihi ikut-ikutan latah merayakan ritual yang jelas-jelas tak ada dalam ajaran kita. Dengan terpaksa kubalas surat itu melalui email yang berarti tak ada prangko untuknya bulan ini.
“Say No To ValDay” Adalah subjek emailku
Hy..Frank pastinya engkau sudah terlelap saat ini, mengukir indahnya mimpi-mimpi bersama bidadari .
Kubaca sudah rangkaian indah kalimatmu dan kau ingin mendengar cerita valday dariku bukan?? Tak sabar aku segera ingin berbagi denganmu benar katamu valday disini lebih menarik dari Negara tempat tinggalmu yang pastinya akan Say No To ValDay atau mungkin negeri kita sendiri yang masih Pro-kontra tentang ValDay.
Di setiap toko coklat sibuk membuat beraneka macam bentuk coklat yang unik dan cantik, café restoran lebih indah dengan dekorasi ala ValDay yang identik dengan hati yang di penuhi anak panah si cupid dan pastinya dengan menu special dinnernya, begitu pula dengan hotel-hotel yang tak mau ketinggalan, bersaing memberikan special price bagi customernya yang booking pada malam 14 february.
Dan aku sendiri tak ada persiapan khusus kecuali memperbanyak doa semoga tak banyak korban pada malam yang disebut-sebut sebagai hari kasih sayang itu, yang hanya mengatasnamakan cinta hingga rela melepaskan kehormatannya.
Seharusnya kita tidak mudah terbawa kebudayaan barat yang belum tentu pantas kita tiru apalagi ikut merayakannya. Bukankah ValDay sendiri adalah hari untuk mengenang kematian Valentine yang jelas-jelas berbeda keyakinan dengan kita. Pantaskah kita seorang muslim ikut-ikutan merayakan ritual yang tak ada dalam ajaran sendiri??
Kalau hanya untuk mengungkapkan kasih sayang, memberi coklat atau bunga kenapasih harus menunggu 14 february?? Bukankah kita di ajarkan untuk saling menyayangi setiap saat setiap waktu tanpa mengenal batasan waktu apalagi harus menunggu 14february, Ah.. kelamaan deh.
Kuakhiri kalimatku dengan menekan tanda send.
Tak mengira Frangky akan segera membalas emailku lebih cepat dari perkiraanku,
“Aku terjaga suara ketukan jarimu membangunkanku, Oh…Temm rupanya aku salah mendugamu meskipun engkau hidup di negeri yang penuh kebebasan namun tak sedikitpun tergoyahkan keyakinanmu.
Ok-lah aku ikut di belakangmu, saat ini juga kukibarkan bendera “katakan Tidak Untuk Hari Valentine” kalo perlu nie mau aku usulkan jadi desain prangko “say no to ValDay” kan lebih unik.
Read More … Say No to valentine

Senin, 13 Juni 2011

Kunci Kemuliaan Dunia Akhirat

Diposkan oleh Bermanfaat Bagi Yang Lain di 11:04 . Minggu, 11 Juli 2010
Ust Muhammad Arifin Ilham

Hudzaifah.org - Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwah fillah rahimakumullah, saudara saudariku yang kucintai karena Allah. Semua kita menghendaki kemuliaan, kejayaan, tidak saja di dunia tapi juga di akhirat. Dan mereka yang sukses di akhirat dimulai dari suksesnya di dunia. Simaklah kalamullah surat Fatir ayat 10. Siapapun yang merindukan kejayaan dunia akhirat simaklah kalamullah ini. Allah berfirman kepada kita:

"Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan (kalimat) yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya..." (QS. Fatir: 10)

Garis bawahi "kalimat yang baik" dan "amal yang shaleh". Kalimat yang mulia, lisan yang selalu bicara yang baik, dari dzikir kepada Allah, dakwah, mengajak manusia ke jalan Allah, ada qoulan tsaqilla: kata-kata pilihan, qoulan laina: kata-kata yang santun, qoulan sadida: kata-kata yang mulia, qoulan baligho: kata-kata bukan hanya "yang penting sampai", tapi benar-benar berangkat (dari) menyampaikannya karena kecintaan kepada siapa yang disampaikan. Kecintaannya kepada Allah membuat ia cinta kepada makhluk Allah, lalu ia berkata-kata, inilah qoulan baligho.

Berarti kalimat yang baik, belum cukup bila belum dilanjutkan dengan amal yang shaleh, amal yang nyata, amal yang membawa kebaikan perbaikan. Inilah yang membuat seorang hamba itu mulia. Tidak cukup dengan hanya amal shaleh, tapi juga diiringi dengan perkataan yang baik. Tidak cukup berkata yang baik, tapi juga diiringi dengan amal yang shaleh. Berarti amal yang shaleh dan berkata yang baik, dua hal yang dapat dibedakan, tidak dapat dipisahkan untuk mencapai kejayaan di dunia dan di akhirat. Sebagaimana dzikir dan jihad, dua hal yang dapat dibedakan tapi tidak pernah dapat dipisahkan. Hamba Allah yang berdzikir itu berjihad di jalan Allah. Dan hamba Allah yang berjihad di jalan Allah itu selalu berdzikir kepada Allah SWT.

Berarti hamba Allah yang beriman, hamba Allah yang bertaqwa, akan meraih kemuliaan. Dan istimewanya kita akan mendengar dari lisan mereka perkataan yang baik, dan mereka terus beramal shaleh. Karena mereka tahu, hari jam menit detik menuju kematian. Hidup di dunia ini fana. Itulah yang mereka lakukan demi ini. Tidak heran mereka dimuliakan oleh Allah, dimuliakan oleh para malaikat, dimuliakan di muka bumi ini, karena perkataan dan amal shaleh.

Banyak orang bisa berkata tapi belum tentu bisa beramal. Ada juga orang yang beramal tapi perkataannya kurang baik. Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang beriman kepada Allah, beriman kepada hari akhirat, hendaklah ia berkata baik, benar, jujur, kalau tidak: diam.

Hanya dua pilihan, kalau tidak bisa berkata baik benar, diam saja. Maka itu yang kedua, kata-kata "diam", diam lebih baik daripada bicara yang tidak baik. Diam itu emas, tapi bicara baik benar adalah akhlak yang mulia.

Subhanallah. Sungguh beruntung hamba Allah yang beriman. Lisannya baik, amalnya baik, pantaslah ia mendapat kejayaan dunia akhirat.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhaduallaailaahailla anta astaghfiruka wa atubuilaik. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. []


Sumber : http://www.hudzaifah.org/Article314.phtml
Read More … Kunci Kemuliaan Dunia Akhirat

Minggu, 12 Juni 2011

Prosa

Prosa ialah karangan bebas, tidak terikat oleh banyaknya baris, banyaknya suku kata dalam setiap baris dan rima.



Prosa dapat dibedakan atas : a. Prosa lama

b. Prosa baru



...
Perbedaan antara prosa lama dan baru adalah sebagai berikut :



Prosa lama

1. Statis, lamban perubahannya

2. Istana Sentris, bersifat kerajaan

3. Bersifat fantastis, bentuknya hikayat, dongeng

4. Di pengaruhi sastra Hindu dan Arab

5. Tidak ada pengarang atau anonim



Prosa baru

1. Dinamis, perubahannya cepat

2. Rakyat Sentris, mengambil bahan dari rakyat sekitar

3. Realistis, bentuknya roman, novel, cerpen, drama, kisah, dsb.

4. Di pengaruhi sastra Barat

5. Nama pencipta selalu dicantumkan



Pelipur Lara

Cerita pelipur lara di Minangkabau disebut Kaba,

Di antaranya : Ceritra Si Umbut Muda dan Ceritra Sabai Nan Aluih



Hikayat

1. Bahan di ambil dari kehidupan raja-raja dan dewa

2. Di hiasi dongeng serba indah

3. Melukiskan kegagahan raja-raja atau dewa

Contoh : - Hikayat Hang Tuah (bercampur dengan unsur Islam) - Hikayat Si Miskin (bercampur dengan unsur Islam dan India

Ceritra Panji

Ialah hikayat yang berasal dari Sastra Jawa. Ceritra berpokok kepada 4 kerajaan di Jawa. (Jenggala, Kediri, Ngurawan dan Singosari)

Contoh : Hikayat Panji Semirang dan Hikayat Dalang Indra Kusumah



Ceritra Berbingkai

Ceritra berbingkai ialah ceritra yang didalamnya terdapat ceritra yang diceritrakan oleh pelaku-pelakunya. Yang terakhir disebut ceritra sisipan. Ceritra sisipan pun mempunyai ceritra sisipan lagi, sehingga menjadi ceritra bersusun.

Contoh : - Hikayat 1001 malam

- Hikayat Kalilah dan Daminah

- Hikayat Bayan Budiman

Ceritra berbingkai bertemakan pendidikan akhlak,agar manusia tidak berbuat jahat dan lalim terhadap sesamanya.



Tambo

Ialah ceritra sejarah yang bercampur dengan dongeng.

Contoh : - Sejarah Melayau

- Silsilah Raja Bugis (Raja Ali Haji)

- Tambo Bengkahulu

Dongeng

Dongeng dapat dibedakan atas ; Mite, Sage, Legenda dan Fabel.



Mite

Dari kata mitos (Yunani) berarti ceritra istimewa tentang dewa-dewi dan pahlawan yang dipuja-puja.

Contoh : - Hikayat Mahabrata

- Hikayat Ramayana

- Hikayat Illias dan Odyes karangan Homerus



Sage

Sage ialah dongeng yang mengandung unsur sejarah.

Contoh : Ceritra Ciung Wanara dan Ceritra Lutung Kasarung



Legenda

Legenda yang dihubung-kan dengan kenyataannya dalam alam.

Contoh : Ceritra Si Malin Kundang dan Ceritra Gunung Tangkuban Perahu



Fabel

Ialah dongeng binatang yang dilukiskan seperti manusia dapat berkata-kata, dapat berfikir dan berisi ajaran hidup.



Roman

Ialah ceritra / karangan yang melukiskan hidup pelaku-pelakunya dari awal sampai akhir. Dari kecil, remaja, dewasa, sampai meninggal. Dalam roman sudah menjadi cirri khas adanya lukisan percintaan. Itulah sebabnya para orang tua zaman dahulu melarang anaknya membaca buku roman sebelum dewasa.



Novel

Ialah ceritra yang melukiskan sebagian hidup pelaku yang penting saja. Bahasanya sederhana atau bahasa sehari-hari dan bersifat realisme atau naturalisme.

Contoh : Pulang (Toha Mukhtar), Perburuan (Pramudia A. Toer)



Cerpen

Cerpen lebih pendek daripada novel, sehingga bias selesai dibaca dalam tempo satu atau dua jam. Dalam cerpen krisis jiwa pelaku tidak usah mengakibatkan perubahan nasib. Umumnya pelaku tak usah ada perubahan. Cerpen dapat kita temui dalam majalah-majalah. Cerpen meliputi kisah, cerita ataupun lukisan.



Kisah

Pengertian lama kisah ialah ceritra tentang perjalanan.

Contoh : Kisah pelayaran Abdullah dari Singapura ke Kelantan

Dalam pengertian modern, kisah berarti ceritra.

Contoh : Kisah Sebuah Celana Pendek (Idrus)



Biografi dan Otobiografi

Biografi menceritakan seseorang tentang riwayat hidupnya. Jasanya dalam masyarakat. Biasanya yang ditulis biografinya adalah orng-orang penting.

Contoh : Dr. Sutomo (Wahid Ratu), W.R. Supratman (Matu Mona)



Bila penulis menulis riwayatnya sendiri, hasilnya bisa disebut otobiografi.

Contoh : Kenangan Pangeran Ahmad Djajadiningrat





Drama

Drama ialah ceritra yang dapat di pentaskan. Percakapanny langsung. Tingkah laku, tempat kejadian, dan situasi tempat berlangsungnya percakapan dituliskan. Bahasa yang dipakai disesuaikan dengan bahasa golongan pelaku. Bahasa jongos berbeda dengan bahasa majikan, guru, dokter, pujangga dan lain-lain.

Drama bisa dibegi-bagi atas babak atau adegan. Didalam drama biasanya terdapat :

a. Dialog : Percakapan antara dua orang sesuai dengan perbuatannya.

b. Prolog : Kata pendahuluan, maksudnya untuk menarik minat penonton terhadap apa yang akan di pertunjukkan.

c. Epilog : Kata penutup untuk mencantumkan dan mengikhtisarkan nilai-nilai yang dikandung.



Essay

Ialah tulisan yang berisi pandangan atau kupasan atas sesuatu yang baru. Obyeknya sekitar kebudayaan atau seni .

Yang termasuk essayist (ahli essay) antara lain :

a. Armin Pane : Mengupas Kesusastraan Indonesia Baru

b. Adiegoro : Mengupas Revolusi dan Kebudayaan

c. Asmar Ismail : Mengupas Drama

Sumber: abdulrachmanset.multiply.com/journal/item/6 - Filipina

See More
Read More … Prosa

Tanda Baca

KAIDAH TANDA BACA





1. TANDA TITIK

• Memisahkan angka, jam, menit, dan detik. Contoh: Pukul 01.24.20

...
• Memisahkan bilangan ribuan. Contoh: 23.400

• Akhir kalimat berita. Contoh: Hari ini adalah hari pahlawan.



2. TANDA HUBUNG

• Awalan + angka. Contoh: ke-2

• Imbuhan + huruf kapital/angka. Contoh: se-Indonesia

• Singkatan satu huruf: sinar-X

• Kata ulang. Contoh: kemerah-merahan

• Awalan + kata asing: me-resuffle



3. TANDA GARIS MIRING

• Tiap. Contoh: Rp1.000,00/biji

• Atau: ayah/ibu

• Tahun ajaran:2008/2009

• Nomor surat: 124/Kep/GM/IV/2008



4. TANDA KOMA

• Rincian. Contoh: Saya membeli piring, sendok, dan garpu.

• Anak kalimat mendahului induk pada kalimat majemuk bertingkat. Contoh: Walaupun dia tidak diundang, dia tetap datang ke pesta ibunya.

• Memisahkan klausa-klausa dalam kalimat majemuk setara. Contoh:

- Dia memang pandai, tetapi tidak suka membantu temannya.

- Anni anak yang sederhana, namun dia rajin sekali.

- ..............., sedangkan...........

• Kesimpulan. Contoh:

- Dengan demikian,

- Oleh karena itu,

• Aposisi (penjelasan) contoh:

- ...............,misalnya,.........

- Andi, siswa teladan itu, suka makan tahu.



5. TANDA PETIK

• Kalimat langsung. Contoh: Ia berkata,”Ade, datanglah ke rumahku.”

• Mengapit judul syair, bab, lagu, karangan. Contoh: lagu ”Indonesia Raya” berkumandang saat bendera dikibarkan.

• Mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal. Contoh: Pekerjaan iti dilaksanakan dengan cara ”trial and error.”

• Mengapit kata/ungkapan dengan arti khusus. Contoh: Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan ”Si Hitam”.









6. TANDA TITIK DUA

• Dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian. Contoh: dia membeli perlengkapan mandi antara lain: sabun, gayung, dan pasta gigi.

• Dipakai sesudah kata/ungkapan yang memerlukan pemerian. Contoh: Ketua:

• Teks drama. Contoh: Ibu:...........

• Di antara jilid/no dan halaman. Contoh: Tempo, I (1971), 34:7.

• Di antara bab dan ayat dalam kitab suci. Contoh: Surat Yassiin: 9

• Nama kota dan penerbit buku dalam daftar pustaka. Contoh: Maryani, Yani. 2008. Intisari Sastra Indonesia. Jakarta: Gramedia.



7. HURUF KAPITAL

• Nama orang: Anto

• Tahun: tahun Kabisat

• Bulan: bulan Mei

• Hari: hari Rabu

• Peristiwa bersejarah: Perang Puputan

• Suku: suku Sasak

• Bangsa: bangsa Indian

• Bahasa: bahasa Indonesia

• Agama: agama Islam

• Gelar termasuk gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan. Contoh: Haji Agus Salim.

• Jabatan. Contoh: Kepala Desa Cibereum

• Kata sapaan. Contoh: Dengan surat ini kami mengundang Saudara untuk menghadiri................



8. HURUF MIRING

• Judul buku buku:. Contoh: Maryani, Yani. 2008. Intisari Sastra Indonesia. Jakarta: Gramedia.

• Majalah. Contoh: Femina

• Surat kabar. Contoh: Jawa Pos

• Nama ilmiah. Contoh: pengakuan secara de facto..........



NAMA TEMPAT

1. kapital :Asal: Orang Bali

geografi: Pulau Kalimantan

2. kecil: jenis: salak bali



NAMA ORANG

1. kapital: Milik: mobil Andreas

hukum: hukum Newton

2. kecil: satuan: 220 volt

See More
Read More … Tanda Baca

Paragraf Argumentasi

Paragraf Argumentasi adalah paragraf atau karangan yang membuktikan kebenaran tentang sesuatu.



Untuk memperkuat ide atau pendapatnya penulis wacana argumetasi menyertakan data-data pendukung. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.



Dalam paragraf argumentasi, biasanya ditemukan beberapa ciri yang mudah dike...nali. Ciri- ciri tersebut misalnya (1) ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya; (2) alasan, data, atau fakta yang mendukung; (3) pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan. Data dan fakta yang digunakan untuk menyusun wacana atau paragraf argumentasi dapat diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan, dan penelitian kepustakaan.





Pada akhir paragraf atau karangan, perlu disajikan kesimpulan. Kesimpulan ini yang membedakan argumentasi dari eksposisi.





Menyetop bola dengan dada dan kaki dapat ia lakukan secara sempurna. Tembakan kaki kanan dan kiri tepat arahnya dan keras. Sundulan kepalanya sering memperdayakan kiper lawan. Bola seolah-olah menurut kehendaknya. Larinya cepat bagaikan kijang. Lawan sukar mengambil bola dari kakinya. Operan bolanya tepat dan terarah. Amin benar-benar pemain bola jempolan (Tarigan 1981 : 28).





Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan cara menjaga kesuburannya, dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.



Tujuan yang ingin dicapai melalui pemaparan argumentasi ini, antara lain :



melontarkan pandangan / pendirian



mendorong atau mencegah suatu tindakan



mengubah tingkah laku pembaca



menarik simpati



See More
Read More … Paragraf Argumentasi

Paragraf Exposisi

Menulis eksposisi sangat besar manfaatnya. Mengapa? Sebagian besar masyarakat menyadari pentingnya sebuah informasi.



Eksposisi merupakan sebuah paparan atau penjelasan.



Jika ada paragraf yang menjawab pertanyaan apakah itu? Dari mana asalnya? Paragraf tersebut merupakan sebuah paragraf eksposisi. Eksposisi adalah karangan yang menyajikan se...jumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya, pembaca mendapat pengetahuan atau informasi yang sejelas – jelasnya.



Contoh : laporan





Dalam paragraf eksposisi, ada beberapa jenis pengembangan, yaitu (1) eksposisi definisi, (2) eksposisi proses, (3) eksposisi klasifikasi, (4) eksposisi ilustrasi (contoh), (5) eksposisi perbandingan & pertentangan, dan (6) eksposisi laporan.



Mengenali Contoh-contoh Paragraf Eksposisi





PARAGRAF 1



Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen ,urni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit.



PARAGRAF 2



Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta. Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM.



PARAGRAF 3



Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di Desa Piyungan. Sampai saat ini, warga Desa Piyungan hanya makan singkong. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah kurang merata.



PARAGRAF 4



Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut? Bagaimana cara mengatasinya? Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut. Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu; kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut; ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri; keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda; kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh – sungguh.



PARAGRAF 5



Pascagempa dengan kekuatan 5,9 skala richter, sebagian Yogyakarta dan Jawa Tengah luluh lantak. Keadaan ini mengundang perhatian berbagai pihak. Bantuan pun berdatangan dari dalam dan luar negeri. Bantuan berbentuk makanan, obat-obatan, dan pakaian dipusatkan di beberapa tempat. Hal ini dimaksudkan agar pendistribusian bantuan tersebut lebih cepat. Tenaga medis dari daerah-daerah lain pun berdatangan. Mereka memberikan bantuan di beberapa rumah sakit dan tenda – tenda darurat.



PARAGRAF 6



Sebenarnya, bukan hanya ITS yang menawarkan rumah instan sehat untuk Aceh atau dikenal dengan Rumah ITS untuk Aceh (RI-A). Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Departemen Pekerjaan Umum juga menawarkan “Risha” alias Rumah Instan Sederhana Sehat. Modelnya hampir sama, gampang dibongkar-pasang, bahkan motonya “Pagi Pesan, Sore Huni”. Bedanya, sistem struktur dan konstruksi Risha memungkinkan rumah ini berbentuk panggung. Harga Risha sedikit lebih mahal, Rp 20 juta untuk tipe 36. akan tetapi, usianya dapat mencapai 50 tahun karena komponen struktur memakai beton bertulang, diperkuat pelat baja di bagian sambungannya. Kekuatannya terhadap gempa juga telah diuji di laboratorium sampai zonasi enam.





Topik – topik yang Dapat Dikembangkan Menjadi Paragraf Eksposisi



Tujuan paragraf eksposisi adalah memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah. Oleh karena itu, topik-topik yang dikembangkan dalam paragraf eksposisi berkaitan dengan penyampaian informasi. Berikut ini contoh – contoh topik yang dapat dikembangkan menjadi sebuah paragraf eksposisi.



Manfaat menjadi orang kreatif



Bagaimana proses penyaluran bantuan langsung?



Konsep bantuan langsung tunai.



Faktor – faktor penyebab mewabahnya penyakit flu burung.

See More
Read More … Paragraf Exposisi

Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci. Paragraf deskrispi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca, atau merasakan hal yang dideskripsikan.



Contoh : keadaan banjir, suasana di pasar



...


Menandai Ciri-ciri Paragraf Deskripsi



Bacalah dua kutipan di bawah ini!



KUTIPAN 1



Malam itu, indah sekali. Di langit, bintang – bintang berkelip – kelip memancarkan cahaya. Hawa dingin menusuk kulit. Sesekali terdengar suara jangkrik, burung malam, dan kelelawar mengusik sepinya malam. Angin berhembus pelan dan tenang.



KUTIPAN 2



Kamar itu, menurut penglihatan saya, sangatlah besar dan bagus. Sebuah tempat tidur besi besar dengan kasur, bantal, guling, dan kelambu yang serba putih, berenda dan berbunga putih, berada di kamar dekat dinding sebelah utara. Kemudian, satu cermin oval besar tergantung di dinding selatan. Di kamar itu juga ada lemari pakaian yang amat besar terbuat dari kayu jati. Lemari kokoh itu tepat berada di samping pintu kamar



Kedua kutipan tersebut adalah contoh paragraf deskripsi. Paragraf deskripsi mempunyai ciri-ciri yang khas, yaitu bertujuan untuk melukiskan suatu objek.



Dalam paragraf deskripsi, hal-hal yang menyentuh pancaindera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, atau perabaan) dijelaskan secara terperinci. Inilah ciri-ciri paragraf deskripsi yang menonjol, seperti dalam kutipan 1.



Ciri yang kedua adalah penyajian urutan ruang. Penggambaran atau pelukisan berupa perincian disusun secara berurutan; mungkin dari kanan ke kiri, dari atas ke bawah, dari depan ke belakang, dan sebagainya, seperti dalam kutipan 2.



Ciri deskripsi dalam penggambaran benda atau manusia didapat dengan mengamati bentuk, warna, dan keadaan objek secara detil/terperinci menurut penangkapan si penulis.



….seorang gadis berpakaian hitam…..



….tiga lelaki tanpa alas kaki….



Dalam paragraf deskripsi, unsur perasaan lebih tajam daripada pikiran.



….bersama terpaan angin yang lembut…..

See More
Read More … Paragraf Deskripsi

Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.





Perhatikan contoh berikut!



...
Kemudian mobil meluncur kembali, Nyonya Marta tampak bersandar lesu. Tangannya dibalut dan terikat ke leher. Mobil berhenti di depan rumah. Lalu bawahan suaminya beserta istri-istri mereka pada keluar rumah menyongsong. Tuan Hasan memapah istrinya yang sakit. Sementara bawahan Tuan Hasan saling berlomba menyambut kedatangan Nyonya Marta.



Paragraf naratif disusun dengan merangkaikan peristiwa-peristiwa yang berurutan atau secara kronologis. Tujuannya, pembaca diharapkan seolah-olah mengalami sendiri peristiwa yang diceritakan.



Contoh : novel, cerpen, drama



Paragraf narasi dibedakan atas dua jenis, yaitu narasi ekspositoris dan narasi sugestif. Paragraf narasi ekspositoris berisikan rangkaian perbuatan yang disampaikan secara informatif sehingga pembaca mengetahui peristiwa tersebut secara tepat.



Siang itu, Sabtu pekan lalu, Ramin bermain bagus. Mula-mula ia menyodorkan sebuah kontramelodi yang hebat, lalu bergantian dengan klarinet, meniupkan garis melodi utamanya. Ramin dan tujuh kawannya berbaris seperti serdadu masuk ke tangsi, mengiringi Ahmad, mempelai pria yang akan menyunting Mulyati, gadis yang rumahnya di Perumahan Kampung Meruyung. Mereka membawakan lagu “Mars Jalan” yang dirasa tepat untuk mengantar Ahmad, sang pengantin….



Sumber : Tempo, 20 Februari 2005



Paragraf narasi sugestif adalah paragraf yang berisi rangkaian peristiwa yang disusun sedemikian rupa seehingga merangsang daya khayal pembaca, tentang peristiwa tersebut.



Patih Pranggulang menghunus pedangnya. Dengan cepat ia mengayunkan pedang itu ke tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu jatuh ke tanah. Patih Pranggulang memungut pedang itu dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. Akan tetapi, semuanya gagal.

See More
Read More … Paragraf Narasi

Paragraf persuasi

Paragraf Persuasi merupakan paragraf yang berisi imbauan atau ajakan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu seperti yang diharapkan oleh penulisnya. Oleh karena itu, biasanya disertai penjelasan dan fakta-fakta sehingga meyakinkan dan dapat mempengaruhi pembaca.



Pendekatan yang dipakai dalam persuasi adalah pendekatan emotif yang berusaha me...mbangkitkan dan merangsang emosi.



Contoh : (1) propaganda kelompok / golongan, kampanye, (2) iklan dalam media massa, (2) selebaran, dsb.



karangan yang bertujuan mempengaruhi dan membujuk pembaca





Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan sekarang ini masih belum memenuhi harapan. Hal ini dapat terlihat dari keterampilan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat terendah di Asia Timur setelah Philipina, Thailand, Singapura, dan Hongkong. Selain itu, berdasarkan penelitian, rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dari tahun ke tahun semakin menurun. Anak-anak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi bacaan. Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan, pelaksana pendidikan, dan keadaan yang sedang melanda bangsa, tapi semata-mata agar kita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis. Oleh karena itu, semua pihak perlu menyelamatkan generasi mendatang. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem pendidikan nasional.



Sumber : Kompas, 10 November 2001 dengan pengubahan seperlunya

See More
Read More … Paragraf persuasi

Penghubung Kalimat

Adalah: kata-kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, klausa dengan klausa, serta kalimat.



Kata penghubung kata, klausa, atau kalimat setara/sederajat

Menggabungkan biasa: dan, dengan, serta;

Menggabungkan memilih: atau;

...
Menggabungkan mempertentangkan: namun, (akan) tetapi, sebaliknya, sedangkan;

Menggabungkan membetulkan: melainkan, hanya;

Menggabungkan menegaskan: bahkan, malah(an), lagi pula, apalagi, jangankan;

Menggabungkan membatasi: kecuali, hanya;

Menggabungkan mengurutkan: lalu, kemudian, selanjutnya;

Menggabungkan menyamakan: yaitu, yakni, bahwa;

Menghubungkan menyimpulkan: jadi.



Kata penghubung klausa bertingkat

Menyatakan sebab: (oleh) sebab (itu, nya), (oleh) karena (itu, nya);

Menyatakan syarat: jika, kalau, apabila, bila, asal(kan);

Menyatakan tujuan: agar, supaya;

Menyatakan waktu: ketika, sewaktu, pada waktu, saat, pada saat, sebelum, sesudah, tatkala, sambil, sembari, sejak;

Menyatakan akibat: sampai, maka, hingga, sehingga, akibatnya;

Menyatakan sasaran: untuk, guna;

Menyatakan perbandingan: seperti, sebagai, bagai, bagaikan, laksana

See More
Read More … Penghubung Kalimat

Homonim, Homograf, Homofan

HOMONIM

Dari bahasa Yunani anoma “nama” dan homo “sama”.

Secara harfiah: nama sama untuk benda atau hal lain

Secara semantik: ungkapan (yang berupa kata atau kalimat) yang bentuknya sama dengan ungkapan yang lain, tetapi maknanya tidak sama.

contoh

...
Baku:1. pokok(bahan baku)

2. saling (baku hantam)

Bagi : 1. untuk (bagi adik)

2. pecah (bagi tiga)

Asa :1. harapan (putus asa)

2. satuan (film asa 100)

Bak :1. seperti (bak rembulan)

2. tempat (bak sampah)

Buku :1. ruas (enam buku tebu)

2. kitab(buku MTK)

Bisa :1. racun(bisa lebah)

2. dapat (bisa membaca)

Dara :1. merpati(burung dara)

2. wanita muda(dara manis)



Contoh lain

Kali

Hawa

Mawas

Per

Pasang

Hak

Kabur

Rapat

Daki

Komisi

Lurah

roman



HOMOGRAF

Kata-kata yang memiliki kesamaan tulisan, namun berbeda dalam pengucapan dan makna yang terkandung



Contoh

Apel :1. [apêl]-buah

2. [apél]-upacara, kumpul

Mental:1.[mêntal]-berbalik

2. [méntal]-kejiwaan

Sedan :1. [sêdan]-isak tangis

2. [sédan]-jenis kendaraan roda empat



Contoh lain

Semi

Per

Teras

Seret





HOMOFON

HOMO= SAMA

PHONE=BUNYI

Jadi, homofon: kata-kata yang pengucapannya sama, tetapi tulisan dan maknanya tidak sama



Contoh

Bank: lembaga keuangan

bang: kakak pria

Massa: kumpulan orang banyak

masa: rentang waktu tertentu

Seni: karya yang indah

zeni: jurusan teknik Akabri

Sah: resmi, formal

syah: gelar, kebangsawanan

Sangsi: ragu

sanksi:hukuman

See More
Read More … Homonim, Homograf, Homofan

Mengenal Prosa lama

Mengenal Prosa Lama


Karya sastra prosa dapat diklasifikasikan berdasarkan pembabakannya menjadi prosa lama dan prosa baru. Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat. Karya sastra prosa lama yang mula-mula timbul disampaikan secara lisan, disebabkan karena belum dikenalnya bentuk tulisan.... Setelah agama dan kebudayaan Islam masuk ke Indonesia, masyarakat menjadi akrab dengan tulisan, dan bentuk tulisan pun mulai banyak dikenal. Sejak itulah sastra tulisan mulai dikenal dan sejak itu pulalah babak-babak sastra pertama dalam rentetan sejarah sastra Indonesia mulai ada.

Adapun bentuk-bentuk sastra prosa lama adalah:

1. Hikayat, berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran, putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib. Kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah. Contoh: Hikayat Hang Tuah, Kabayan, Si Pitung, Hikayat Si Miskin, Hikayat Indra Bangsawan, Hikayat Sang Boma, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Raja Budiman.

2. Sejarah (tambo), adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama. Contoh: Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.

3. Kisah, adalah cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Contoh: Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan, Kisah Abdullah ke Jedah.

4. Dongeng, adalah suatu cerita yang bersifat khayal. Dongeng sendiri banyak ragamnya, yaitu sebagai berikut:

a. Fabel, adalah cerita lama yang menokohkan binatang sebagai lambang pengajaran moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang). Beberapa contoh fabel, adalah: Kancil dengan Buaya, Kancil dengan Harimau, Hikayat Pelanduk Jenaka, Kancil dengan Lembu, Burung Gagak dan Serigala, Burung Bangau dengan Ketam, Siput dan Burung Centawi, dll.

b. Mite (Mitos), adalah cerita-cerita yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap sesuatu benda atau hal yang dipercayai mempuyai kekuatan gaib. Contoh-contoh sastra lama yang termasuk jenis mitos, adalah: Nyai Roro Kidul, Ki Ageng Selo, Dongeng tentang Gerhana, Dongeng tentang Terjadinya Padi, Harimau Jadi-Jadian, Puntianak, Kelambai, dll.

c. Legenda, adalah cerita lama yang mengisahkan tentang riwayat terjadinya suatu tempat atau wilayah. Contoh: Legenda Banyuwangi, Tangkuban Perahu, dll.

d. Sage, adalah cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, kesaktian dan keajaiban seseorang. Beberapa contoh sage, adalah: Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, Panji, Smaradahana, dll.

e. Parabel, adalah cerita rekaan yang menggambarkan sikap moral atau keagamaan dengan menggunakan ibarat atau perbandingan. Contoh: Kisah Para Nabi, Hikayat Bayan Budiman, Mahabarata, Bhagawagita, dll.

f. Dongeng jenaka, adalah cerita tentang tingkah laku orang bodoh, malas, atau cerdik dan masing-masing dilukiskan secara humor. Contoh: Pak Pandir, Lebai Malang, Pak Belalang, Abu Nawas, dll.

5. Cerita berbingkai, adalah cerita yang di dalamnya terdapat cerita lagi yang dituturkan oleh pelaku-pelakunya. Contoh: Seribu Satu MalamSumber: abdurrosyid.wordpress.com/2009/07/.../mengenal-prosa-lama/

See More
Read More … Mengenal Prosa lama

Mengenal Prosa Baru

Mengenal Prosa Baru


Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:

1. Roman, adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-ka...nak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut. Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:

a. Roman bertendens, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Contoh: Layar Terkembang oleh Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.

b. Roman sosial, memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.

c. Roman sejarah, yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.

d. Roman psikologis, yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.

e. Roman detektif, yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.

2. Novel, berasal dari Italia yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. lika roman condong pada idealisme, novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.

3. Cerpen, adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian, akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar, Bola Lampu oleh Asrul Sani, Teman Duduk oleh Moh. Kosim, Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo, Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis.

4. Riwayat (biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B.I Habibie, Ki Hajar Dewantara.

5. Kritik, adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.

6. Resensi, adalah pembicaraan / pertimbangan / ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll.). Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari ebrbagai aspek seperti tema, alur, perwatakan, dialog, dll, sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati.

7. Esai, adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. Isinya bisa berupa hikmah hidup, tanggapan, renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, fenomena sosial, politik, pementasan drama, film, dll. menurut selera pribadi penulis sehingga bersifat sangat subjektif atau sangat pribadi.Sumber: abdurrosyid.wordpress.com/2009/07/.../mengenal-prosa-baru/

See More
Read More … Mengenal Prosa Baru

Pengertian Puisi dan unsur-unsurnya

Karya sastra secara umum bisa dibedakan menjadi tiga: puisi, prosa, dan drama. Secara etimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani poesis, yang berarti membangun, membentuk, membuat, menciptakan. Sedangkan kata poet dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya, ...orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam, orang suci, yang sekaligus merupakan filsuf, negarawan, guru, orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi.

Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman, 1984), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Watt-Dunton (Situmorang, 1980:9) mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkret dan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.

Carlyle mengemukakan bahwa puisi adalah pemikiran yang bersifat musikal, kata-katanya disusun sedemikian rupa, sehingga menonjolkan rangkaian bunyi yang merdu seperti musik.

Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah.

Ralph Waldo Emerson (Situmorang, 1980:8) mengatakan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.

Putu Arya Tirtawirya (1980:9) mengatakan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada makna konotatif.

Herman J. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengekspresikan secara padat pemikiran dan perasaan penyairnya, digubah dalam wujud dan bahasa yang paling berkesan.

Yang Membedakan Puisi dari Prosa

Slametmulyana (1956:112) mengatakan bahwa ada perbedaan pokok antara prosa dan puisi. Pertama, kesatuan prosa yang pokok adalah kesatuan sintaksis, sedangkan kesatuan puisi adalah kesatuan akustis. Kedua, puisi terdiri dari kesatuan-kesatuan yang disebut baris sajak, sedangkan dalam prosa kesatuannya disebut paragraf. Ketiga, di dalam baris sajak ada periodisitas dari mula sampai akhir.

Pendapat lain mengatakan bahwa perbedaan prosa dan puisi bukan pada bahannya, melainkan pada perbedaan aktivitas kejiwaan. Puisi merupakan hasil aktivitas pemadatan, yaitu proses penciptaan dengan cara menangkap kesan-kesan lalu memadatkannya (kondensasi). Prosa merupakan aktivitas konstruktif, yaitu proses penciptaan dengan cara menyebarkan kesan-kesan dari ingatan (Djoko Pradopo, 1987).

Perbedaan lain terdapat pada sifat. Puisi merupakan aktivitas yang bersifat pencurahan jiwa yang padat, bersifat sugestif dan asosiatif. Sedangkan prosa merupakan aktivitas yang bersifat naratif, menguraikan, dan informatif (Pradopo, 1987)

Perbedaan lain yaitu puisi menyatakan sesuatu secara tidak langsung, sedangkan prosa menyatakan sesuatu secara langsung.

Unsur-unsur Puisi

Secara sederhana, batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur, yaitu kata, larik , bait, bunyi, dan makna. Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. Secara singkat bisa diuraikan sebagai berikut.

Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. Pemilihan kata (diksi) yang tepat sangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. Kata-kata yang dipilih diformulasi menjadi sebuah larik.

Larik (atau baris) mempunyai pengertian berbeda dengan kalimat dalam prosa. Larik bisa berupa satu kata saja, bisa frase, bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama, jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat buat, tapi pada puisi baru tak ada batasan.

Bait merupakan kumpulan larik yang tersusun harmonis. Pada bait inilah biasanya ada kesatuan makna. Pada puisi lama, jumlah larik dalam sebuah bait biasanya empat buah, tetapi pada puisi baru tidak dibatasi.

Bunyi dibentuk oleh rima dan irama. Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait. Sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembut ucapan bunyi. Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima, perulangan kata, perulangan bait), tekanan-tekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal), atau panjang pendek kata. Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama, namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi, yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan.

Makna adalah unsur tujuan dari pemilihan kata, pembentukan larik dan bait. Makna bisa menjadi isi dan pesan dari puisi tersebut. Melalui makna inilah misi penulis puisi disampaikan.

Adapun secara lebih detail, unsur-unsur puisi bisa dibedakan menjadi dua struktur, yaitu struktur batin dan struktur fisik.

Struktur batin puisi, atau sering pula disebut sebagai hakikat puisi, meliputi hal-hal sebagai berikut.

(1) Tema/makna (sense); media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.

(2) Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyairmemilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.

(3) Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.

(4) Amanat/tujuan/maksud (itention); sadar maupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya.

Sedangkan struktur fisik puisi, atau terkadang disebut pula metode puisi, adalah sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Struktur fisik puisi meliputi hal-hal sebagai berikut.

(1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.

(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, mendengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.

(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll, sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.

(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito, 1986:128). Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo, 1987:83). Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.

(6) Versifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup (1) onomatope (tiruan terhadap bunyi, misal /ng/ yang memberikan efek magis pada puisi Sutadji C.B.), (2) bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi [kata], dan sebagainya [Waluyo, 187:92]), dan (3) pengulangan kata/ungkapan. Ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Ritma sangat menonjol dalam pembacaan puisi.Sunber: abdurrosyid.wordpress.com/.../puisi-pengertian-dan-unsur-unsurnya/

See More
Read More … Pengertian Puisi dan unsur-unsurnya